Arsip Tag: Positif Covid-19

Warga Kepatihan Positif Covid-19, 8 Orang Isolasi Mandiri

Jember Aktual Net – Beredarnya informasi dua Kepala Keluarga  yang menempati satu rumah terkonfirmasi positif Covid-19, 8 warga diantaranya lakukan isolasi mandiri dikediaman pribadi di Jalan Dr. Soetomo Lingkungan Kebon Dalem, Kepatihan Kaliwates. Informasi ini disampaikan beberapa tetangga karena prihatin dengan kondisi tetangganya yang sudah dikabarkan Positif Covid-19, dan untuk memenuhi kebutuhan makanan mengandalkan kepedulian warga sekitar, Jum’at (25/6/2021).

Menurut Hasan Ketua RT 01 RW 25 Lingkungan Kebon Dalem, beberapa orang diantaranya sudah berada di salah satu rumah sakit menjalani perawatan, 4 dari 8 orang diantaranya masih dibawah umur mengisolasi secara mandiri diKediaman pribadi Jalan Dr. Soetomo Kelurahan Kepatihan Kabupaten Jember.

Baca juga :

Lurah Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Kabuparen Jember. Saat dikonfirmasi beberapa awak media perihal adanya belasan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Balai Kelurahan Kepatihan, pukul 14.30, Jum'at (25/6/2021)
Lurah Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember saat dikonfirmasi beberapa awak media perihal adanya belasan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, di Balai Kelurahan Kepatihan, pukul 14.30, Jum’at (25/6/2021)

“Memang benar ada warga kita yang terkonfirmasi Covid-19, beberapa diantaranya sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit. Namun untuk sisa dari 14 orang, mengisolasi mandiri sendiri di kediamanya,” Terang Hasan saat dikonfirmasi didekat rumah warganya yang terkonfirmasi Covid-19 (25/6).

“Saat ini warga sekitar saja yang memberikan bantuan makanan, karena yang bersangkutan tidak bisa keluar rumah, “imbuhnya.

Tetangga dilingkungan tersebut juga membenarkan adanya bentuk bantuan pangan kepada belasan warga yang terdampak Positif Covid-19, “Kami hanya bisa membantu support kebutuhan pangan dengan cara swadaya setiap harinya, dan dikoordinir siapa saja setiap harinya selama 2 hari ini, “Ungkap warga yang tidak ingin disebutkan namanya, sambil memberikan data warga yang secara swadaya membantu makanan.

Di tempat terpisah Andung Suroso Lurah Kepatihan mengungkapkan terkait warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 memang mendapat informasi dari Dokter kalau warga tersebut positif.

“Menurut Bu Dokter positif, kami sudah berkoordinasi semampu kita, baik dengan RT dan RW setempat dan juga warga.” Ungkap Suroso saat dikonfirmasi di balai Kelurahan  Kepatihan pukul 14.30 Wib, Jum’at (25/6).

“Dari 17 warga Kelurahan Kepatihan yang terdampak Covid-19, 2 Diantaranya sudah dinyatakan negatif, untuk yang RW 25, 6 sudah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Kaliwates, sisanya 8 (delapan) warga isolasi mandiri dirumah pribadi, “Imbuhnya.

Langkah selanjutnya dari adanya warga yang terkonfirmasi Covid-19, Suroso sudah berkoordinasi dengan pihak Dokter serta Muspika untuk melakukan penyemprotan Disinfektan serta membantu 8 warga yang masih isolasi mandiri di kediamanya terkait kebutuhan pangan saat mereka isolasi mandiri.

” Kami akan lakukan penyemprotan besok pagi sekira pukul 06.00 Wib, Sabtu pagi (26/6), dan semampunya kami akan memberikan bantuan langsung ke rumah warga yang terkonfirmasi Covid-19,” pungkas Andung Suroso.

Sidang Paripurna Tertunda, Aktifitas di Gedung Dewan Semi Lockdown

Jember, Aktual Net – Agenda rapat sidang paripurna DPRD bersama Pemkab Jember yang diselenggarakan sejak kemarin (22/6) dengan membahas Nota laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2020 digedung DPRD Sumbersari, Rabu (23/6/2021) terpaksa ditunda.

Penundaan ini menurut Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi karena adanya informasi salah satu anggota DPRD dari Komisi C yang mengikuti rapat kemarin dinyatakan positif Covid-19.

Dari peristiwa tersebut akhirnya DPRD Jember bersama Pemkab Jember sepakat menunda agenda kegiatan rapat paripurna laporan pertanggung jawaban APBD Tahun 2020 dan menunggu sterilnya gedung DPRD. dengan menyemprotkan cairan disinfektan diseluruh gedung oleh petugas dan melakukan swab antigen kepada seluruh anggota dewan serta puluhan ASN Pemkab Jember, beserta seluruh rekan media yang ikut hadir dalam rapat paripurna sehari sebelumnya.

Baca juga :

“Pimpinan memutuskan semi lockdown terhitung dari hari ini sejak swab massal, kemungkinan hari senin baru ada aktifitas, ini dilakukan sebagai langkah antisipatif, ” Terang Itqon saat dikonfirmasi.

“Yang jelas pesan dari Bupati, kita jangan terlalu memikirkan yang tidak-tidak, karena banyak dari OTG Covid-19 itu sembuh gara-gara tidak memikirkan Covid-19, dan pokoknya jangan stress, “tambahnya.

Lebih lanjut itqon menjelaskan bahwa swab massal tersebut sudah melalui prosedur, dirinya berharap tidak ada klaster baru yang perlu dikhawatirkan, “Swab massal ini sudah melalui prosedur dan Kami berharap tidak ada klaster baru lagi yang perlu dikhawatirkan, pelaksanaan swab diwajibkan kepada seluruh yang hadir, seluruh wartawan yang ikut hadir kemarin juga harus di swab antigen, “lanjutnya.

Mengenai penundaan rapat paripurna menurut Ketua DPRD Jember tersebut tidak akan mempengaruhi karena Banmus itu sudah terjadwal masih panjang dan tidak akan terlambat, surat masuk kan tinggal 15/6, jadi ada jeda waktu lebih lama, karena Bupati pengen akselarasi yang pasti kita laksanakan. “tuturnya.

Terkait hal tersebut Bupati Jember Hendy Siswanto saat bersama Ketua DPRD juga berpesan kepada masyarakat agar bisa tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 5 M.

“Saya berharap kepada masyarakat yang belum vaksin, cepat vaksin dan jangan takut vaksin, langsung saja bawa KTP untuk bisa di vaksin, biar antibody meningkat, persedian vaksin masih tersedia, dan tetap memakai masker dan patuhi 5M, Jember harus bebas Covid-19, ” Ungkap Hendy dihadapan puluhan awak media.

Hendy juga berpesan kepada seluruh Kyai ustadz dan para tokoh masyarakat agar juga bisa membantu untuk bisa mensosialisaikan perihal penerapan protokol kesehatan utamanya memakai masker dan segera vaksin bagi yang belum divaksin.

“Para Ulama Kyai dan ustadz saya berharap bisa membantu dalam mensosialisaikan protokol kesehatan dengan memakai masker terkait 5M, jika ada masyarakat yang belum vaksin, kami himbau cepat vaksin, dan untuk masyarakat yang ingin menggelar hajatan hal tersebut tidak diperbolehkan serta tidak diijinkan dan itu sudah sesuai kebijakan yang ada, selanjutnya kami akan sosialisasikan hal tersebut kepada seluruh RT/RW di Kabupaten Jember, “Pungkas Hendy Siswanto saat masih berada di gedung DPRD, Rabu (23/6).