Arsip Kategori: Kabupaten Jember

BMPD Serahkan Bantuan Warga Melalui Pemkab Jember

Jember, Aktual Net – Kondisi PPKM Darurat yang saat ini diberlakukan membuat sejumlah perwakilan Bank memberi kepercayaan kepada Pemerintah Kabupaten Jember untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena dampak akibat pandemi Covid-19.

Perwakilan Bank yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jember menyalurkan bantuan senilai 150 juta rupiah serta sembako dan obat-obatan kepada Pemerintah Kabupaten Jember. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (08/07/2021).

Baca juga :

Ini bagian dari kepedulian bersama terhadap pandemi Covid-19, kriteria penerima bantuan ini warga yang positif sedang isoman, pastinya mereka tidak bekerja dan untuk itu kita berikan bantuan kepada warga yang tidak mampu,” jelas Bupati Hendy.

Selain dalam bentuk uang, bantuan juga diberikan berupa sembako dan obat-obatan, yang nantinya akan dibagikan kepada warga yang terkena dampak akibat PPKM Darurat seperti halnya Pedagang Kaki Lima (PKL), warga yang sedang isolasi mandiri serta tenaga kesehatan.

Pemkab Jember akan mengerahkan pasukan distribusi langsung ke rumah warga untuk meringankan warga dan bantuan tersebut tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jember yang juga Ketua BMPD Jember, Hestu Wibowo menerangkan, “Penyaluran dana bantuan sepenuhnya dipercayakan pada Pemkab Jember untuk disalurkan ke warga.”

Hestu berharap bantuan tersebut dapat memberikan percepatan penguatan ekonomi warga selama PPKM Darurat dilakukan.

Insan perbankan merasa peduli dan tergerak untuk berkontribusi membantu Pemerintah dalam penanganan, pencegahan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Pungkasnya.

Penemuan Mayat Sudah Membusuk Tanpa Identitas

Jember, Aktual Net – Penemuan sesosok mayat perempuan yang sudah membusuk serta tidak ditemukan identitas, disalah satu area persawahan di Dusun Karanganyar Desa Balung Lor, Kecamatan Balung Jember. penemuan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar lokasi penemuan, Jumat pagi (9/7/2021).

Mayat yang pertama kali ditemukan oleh pemilik sawah yang hendak mengairi dan menyemprot obat tanaman jagungnya, saat  melintas tercium bau busuk yang menyengat.

Karena curiga dirinya berusaha mencari sumber bau, dan ternyata berasal dari sesosok mayat perempuan yang sudah membusuk. Mayat diketemukan dalam keadaan tengadah, memakai kaos singlet warna putih dan Rok Coklat. Penemuan ini segera dilaporkan kepada ketua RT.

Karena curiga dirinya berusaha mencari sumber bau, dan ternyata berasal dari sesosok mayat perempuan yang sudah membusuk. Mayat diketemukan dalam keadaan tengadah, memakai kaos singlet warna putih dan Rok Coklat. Penemuan ini segera dilaporkan kepada ketua RT.

Baca juga :

“Seorang warga bernama Mutik, laporan ke saya soal penemuan mayat di areal sawah miliknya sekitar pukul 8.30 Wib, setelah saya cek mayat tersebut berjenis kelamin perempuan sudah membusuk dan tidak ditemukan adanya identitas,” ujar Irfan  ketua RT 2 Dusun Karanganyar Desa Balung Lor Balung.

Atas temuan ini, Irfan langsung menghubungi pihak Polsek Balung dan kepala desa untuk penanganan lebih lanjut. “Penemuan ini langsung saya laporkan ke Polisi dan bapak kepala desa,” ujar Irfan.

Tidak ada identitas di sekitar tubuh korban. Ciri-ciri yang bisa dikenali korban hanya mengenakan pakaian warna coklat muda di bagian atas, sedangkan di bagian bawah tidak ada penutup.

Mendapat informasi adanya penemuan mayat di area persawahan, petugas dari Polsek Balung segera meluncur ke TKP dipimpin langsung oleh Kapolsek Balung, AKP Sunarto. 

“Benar di TKP ditemukan sesosok mayat perempuan, dan untuk lebih jelasnya kami tadi meminta bantuan dari tim identifikasi Polres Jember. Kondisi mayat sudah membusuk dan dipenuhi belatung, informasi dari tim identifikasi diperkirakan mayat sudah dua atau tiga hari meninggal di lokasi,” ujar AKP Sunarto.

Lebih lanjut Sunarto menerangkan, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga pemilik sawah bernama Mutik saat akan menggarap lahan sawahnya tiba-tiba ditemukan mayat tergeletak berjenis kelamin perempuan, usia diperkirakan antara 50 – 55 tahun.

“Tidak ditemukan identitas di sekitar mayat, informasi dari tim identifikasi tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh mayat. Informasi yang kami dapat masyarakat, mayat ini adalah tunawisma yang sering bersliweran di sekitar lokasi tersebut.” Pungkasnya.

Penemuan mayat perempuan tanpa identitas inipun cepat menyebar, sehingga warga langsung berbondong-bondong mendatangi sawah tempat ditemukannya mayat tersebut, namun hal tersebut dibubarkan Polisi dikarenakan rawan menimbulkan kerumunan saat masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 saat ini.

Saat Asik Mabuk, 7 Pemuda Keciduk Tim Alap-Alap

Jember, Aktual Net – Penertiban dan pembubaran para pedagang serta anak muda yang berkerumun di sekitar DPRD Jember Oleh Tim Alap Alap Samapta Polres Jember dilaksanakan rutin, selain itu Tim juga memberikan arahan dan  mengingatkan kepada para pemuda agar tidak melakukan aksi seperti adanya balap liar dan kerumunan massa, Pukul 23.00 Wib hingga selesai, Sabtu Pagi (26/6/2021).

Kegiatan pemeliharaan Harkamtibamas  tersebut juga disertai himbauan langsung, hal ini dilakukan agar ada pemahaman terkait pelaksanaan cipta kondisi terhadap beberapa pemuda yang kendaraan sepeda motornya tidak sesuai standart, serta terindikasi untuk melakukan aksi balap liar, Tim Alap- alap Samapta Polres Jember juga memberikan pemahaman kepada para pedagang bagaimana harus menaati protokol kesehatan.

Baca juga :

Dalam giat patroli yang dilaksanakan pada malam hari tersebut, Tim menemukan banyak kegiatan-kegiatan terkait banyaknya pelanggaran dalam pemeliharan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Salah satunya di kawasan jalan Karimata Kecamatan Sumbersari, beberapa pemuda yang sedang berkerumun disalah satu emper toko langsung mendapatkan himbauan, pengarahan serta tipiring.

“Adanya beberapa pemuda sekira 7 (tujuh)  pemuda yang diketahui sedang melakukan aktifitas tidak pantas dan terlarang atau mabuk, kami langsung memberikan teguran serta himbauan dan juga tipiring, agar pemuda-pemuda tersebut hari senin didampingi orang tua yang bersangkutan bisa datang ke Polres Jember. Hal ini dilakukan agar ada efek jera agar pemuda-pemuda tersebut tidak mengulangi kembali aktifitas yang bisa merugikan diri sendiri dan juga orang lain. “Jelas Iptu Agus Yudi Kurniawan.

Selain itu Tim Alap- alap Samapta juga melakukan pembubaran dikawasan DPRD Jember, Pedagang yang masih beraktifitas saat pemberlakuan jam malam pun mendapatkan pengarahan dan pembinaan.

“Dalam masa pamdemi saat ini seharusnya mereka bisa memahami bagaimana seharusnya bisa tanggap terkait protokol kesehatan, memang kami sempat memberikan himbauan dan arahan juga terhadap para pedagang yang masih berjualan saat pemberlakuan jam malam. “Terang KBO Satsamapta Polres Jember saat selesai memberikan himbauan kepada para pedagang, pukul 24.12 Wib Sabtu pagi (26/6) di bundaran DPRD Jember.

“Kami berharap saat masih dalam masa pandemi seperti saat sekarang ini, masyarakat bisa mematuhi sesuai dengan apa yang harus dilakukan, tetap mematuhi protokol kesehatan, Jangan melakukan kegiatan-kegiatan yang memang tidak harus dilakukan dan tetap saling menjaga keamanan serta pemeliharaan ketertiban.” Pungkas Iptu Agus Yudi Kurniawan sebelum meninggalkan bundaran DPRD bersama Tim Alap – alap guna melanjutkan kegiatan patroli di titik wilayah lainya.

Warga Kepatihan Positif Covid-19, 8 Orang Isolasi Mandiri

Jember Aktual Net – Beredarnya informasi dua Kepala Keluarga  yang menempati satu rumah terkonfirmasi positif Covid-19, 8 warga diantaranya lakukan isolasi mandiri dikediaman pribadi di Jalan Dr. Soetomo Lingkungan Kebon Dalem, Kepatihan Kaliwates. Informasi ini disampaikan beberapa tetangga karena prihatin dengan kondisi tetangganya yang sudah dikabarkan Positif Covid-19, dan untuk memenuhi kebutuhan makanan mengandalkan kepedulian warga sekitar, Jum’at (25/6/2021).

Menurut Hasan Ketua RT 01 RW 25 Lingkungan Kebon Dalem, beberapa orang diantaranya sudah berada di salah satu rumah sakit menjalani perawatan, 4 dari 8 orang diantaranya masih dibawah umur mengisolasi secara mandiri diKediaman pribadi Jalan Dr. Soetomo Kelurahan Kepatihan Kabupaten Jember.

Baca juga :

Lurah Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Kabuparen Jember. Saat dikonfirmasi beberapa awak media perihal adanya belasan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Balai Kelurahan Kepatihan, pukul 14.30, Jum'at (25/6/2021)
Lurah Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember saat dikonfirmasi beberapa awak media perihal adanya belasan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, di Balai Kelurahan Kepatihan, pukul 14.30, Jum’at (25/6/2021)

“Memang benar ada warga kita yang terkonfirmasi Covid-19, beberapa diantaranya sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit. Namun untuk sisa dari 14 orang, mengisolasi mandiri sendiri di kediamanya,” Terang Hasan saat dikonfirmasi didekat rumah warganya yang terkonfirmasi Covid-19 (25/6).

“Saat ini warga sekitar saja yang memberikan bantuan makanan, karena yang bersangkutan tidak bisa keluar rumah, “imbuhnya.

Tetangga dilingkungan tersebut juga membenarkan adanya bentuk bantuan pangan kepada belasan warga yang terdampak Positif Covid-19, “Kami hanya bisa membantu support kebutuhan pangan dengan cara swadaya setiap harinya, dan dikoordinir siapa saja setiap harinya selama 2 hari ini, “Ungkap warga yang tidak ingin disebutkan namanya, sambil memberikan data warga yang secara swadaya membantu makanan.

Di tempat terpisah Andung Suroso Lurah Kepatihan mengungkapkan terkait warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 memang mendapat informasi dari Dokter kalau warga tersebut positif.

“Menurut Bu Dokter positif, kami sudah berkoordinasi semampu kita, baik dengan RT dan RW setempat dan juga warga.” Ungkap Suroso saat dikonfirmasi di balai Kelurahan  Kepatihan pukul 14.30 Wib, Jum’at (25/6).

“Dari 17 warga Kelurahan Kepatihan yang terdampak Covid-19, 2 Diantaranya sudah dinyatakan negatif, untuk yang RW 25, 6 sudah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Kaliwates, sisanya 8 (delapan) warga isolasi mandiri dirumah pribadi, “Imbuhnya.

Langkah selanjutnya dari adanya warga yang terkonfirmasi Covid-19, Suroso sudah berkoordinasi dengan pihak Dokter serta Muspika untuk melakukan penyemprotan Disinfektan serta membantu 8 warga yang masih isolasi mandiri di kediamanya terkait kebutuhan pangan saat mereka isolasi mandiri.

” Kami akan lakukan penyemprotan besok pagi sekira pukul 06.00 Wib, Sabtu pagi (26/6), dan semampunya kami akan memberikan bantuan langsung ke rumah warga yang terkonfirmasi Covid-19,” pungkas Andung Suroso.

Adanya Laporan Warga Positif Covid -19, Satgas Kecamatan Langsung Kroscek

Jember, Aktual Net – Team Satgas Penanganan Covid-19 Babinsa Sumbersari langsung menindak lanjuti perihal laporan warga yang terindikasi Covid-19 di Perumahan Grenn Land Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, Pukul 19.30 Wib, Jum’at (25/6/2021).

Menurut salah satu warga keberadaan warga tersebut jarang sekali berada di Perumahan yang terbilang baru tersebut dan masih belum terbentuk RT.

Baca juga :

Menurut Babinsa Sumbersari dirinya sudah kroscek langsung ke rumah yang dilaporkan, dan menindak lanjuti perihal laporan dugaan adanya warga yang dilaporkan positif Covid-19.

“Saya sudah cek rumah yang di laporkan warga di perumahan Green Land, Besok kita akan melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas agar warga yang sudah di informasikan bisa di Tracing untuk membuktikan antara positif dan tidaknya yang bersangkutan. “Ungkapnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya penanganan serta antisipasi akan dilakukan, dan akan menindak lanjuti perihal warga yang diduga positif Covid-19 tersebut dengan berkoordinasi dengan Team Satgas 3 Pilar Kecamatan Sumbersari.

“Kami sudah berkoordinasi dengan satgas di Kecamatan Sumbersari, kemungkinan besok Puskesmas nantinya akan mendatangi yang bersangkutan, jika memang warga tersebut positif Covid-19, maka Satgas Kecamatan Sumbersari akan melakukan tindakan sesuai SOP (Standart Operasional Prosedur), “Pungkas Babinsa Sumbersari.

Penadah Barang Curian Ditangkap, Tersangka Masih Dibawah Umur

Jember, Aktual Net – Tim Unit Reskrim Polsek Tanggul kembali mengungkap kasus pencurian, salah satu tersangka penadah hasil curian tersebut saat ini sudah diamankan, Rabu malam (23/12/2021). Mirisnya tersangka ADR (17) asal Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru ini usianya masih dibawah umur dan statusnya pelajar di salah satu MA (Madrasah Aliyah).

Kasi Humas Polres menerangkan penangkapan pelaku berdasarkan informasi dan laporan kejadian, serta adanya bukti rekaman di salah satu kamera CCTV SDN Tanggul Kulon 1, senin (21/6/2021), yang akhirnya aksi pelaku terungkap saat melakukan tindakan pencurian pada Kamera CCTV.

Baca juga :

“Penagkapan pelaku dari hasil rekaman CCTV saat pelaku mengambil barang-barang tersebut dengan cara mencongkel pintu ruang guru, saat ini tersangka sudah ditangkap ketika hendak menjual barang tersebut. “Terang Iptu Brisan Iman di Mapolres Jember, Kamis Siang (25/06/2021).

Menurut keterangan tersangka, barang-barang tersebut diduga hanya titipan berupa satu unit LCD merk LG dan CCTV dan untuk dijual.

Menurut Iptu Brisan ada tersangka lain yang masih DPO (Daftar Pencarian Orang) dan kasus tersebut masih dalam proses pengembangan.

“Kasus ini masih dalam pengembangan. Kami sudah mengantongi identitas tersangka lain yang kini menjadi DPO dan dalam pengejaran petugas, “ungkapnya.

Dalam penanganan kasus ini pihak Kepolisian masih melakukan langkah-langkah tindak lanjut pemeriksaan kepada para saksi dan tersangka sekaligus mengamankan barang bukti. Untuk tersangka ADR yang masih dibawah umur akan dilakukan proses diversi.

“Sehubungan tersangka ADR masih dibawah umur, kita akan lakukan proses diversi, yaitu upaya menyediakan alternatif yang lebih baik dibanding dengan prosedur resmi beracara di pengadilan, “pungkas Iptu Brisan.

Vaksinasi di Mapolsek Puger, Warga Antusias Hingga Kuota Ditambah

Jember, Aktual Net – Dalam rangka memperingati hari bakti Bhayangkara ke 75, Kepolisian Resort Jember mengadakan vaksinasi massal khusus Lansia (Lanjut Usia) dimana pelaksanaanya dilaksanakan di Mapolsek Puger wilayah Kecamatan Puger, yang dimulai pukul 8.00 Wib hingga selesai, Rabu pagi (23/6/2021).

Vaksinasi yang dilaksanakan di Mapolsek Puger tersebut diselenggarakan secara gratis, syaratnya hanya membawa KTP, berdasarkan informasi dari Iptu Brisan Iman (Kasi Humas Polres Jember) kuota sasaran vaksinasi hanya sekira 100 orang, akan tetapi dengan membludaknya warga yang datang ditambah menjadi 125 orang.

Baca juga :

Antrian warga saat Vaksinasi gratis di Mapolsek Puger

“Awalnya sasaran warga yang akan divaksinasi hanya 100 orang, akan tetapi dengan banyaknya warga yang antusias agar bisa divaksin, maka kuotanya ditambah menjadi 125 orang, “terang Kasi Humas Polres Jember saat dikonfirmasi.

Iptu Brisan juga menambahkan bahwa pendaftaran vaksinasi melalui proses screening dari meja satu sampai ke meja terakhir, sehingga orang yang dinyatakan sehat dan layak akan mendapatkan penyuntikan vaksin, sebaliknya jika dinyatakan tidak sehat maka akan dipulangkan.

“Dalam Pelaksanaan vakainasi di Puger, tercatat ada 125 orang yang siap menerima Vaksin, namun 1 orang gagal divaksin karena tidak memenuhi syarat kesehatan, “tambahnya.

Pelaksanaan vaksinasi yang diadakan Kepolisian Resort Jember tersebut bukan hanya kali ini saja, jika ada warga yang belum mendaptkan suntik vaksin maka ada tahapan berikutnya.

“Jadi masyarakat yang melakukan vaksinasi sekarang dan ada masyarakat tercover, nanti akan dijadwalkan kembali untuk melakukan vaksinasi tahap kedua, ” terangnya.

Dalam pelaksanaan yang diadakan tersebut warga tetap harus terapkan protokol kesehatan, utamanya memakai masker, dan para petugas menghimbau agar warga tetap tidak berkerumun dengan menjaga jarak saat antri untuk divaksin. (YS/An1)

Sidang Paripurna Tertunda, Aktifitas di Gedung Dewan Semi Lockdown

Jember, Aktual Net – Agenda rapat sidang paripurna DPRD bersama Pemkab Jember yang diselenggarakan sejak kemarin (22/6) dengan membahas Nota laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2020 digedung DPRD Sumbersari, Rabu (23/6/2021) terpaksa ditunda.

Penundaan ini menurut Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi karena adanya informasi salah satu anggota DPRD dari Komisi C yang mengikuti rapat kemarin dinyatakan positif Covid-19.

Dari peristiwa tersebut akhirnya DPRD Jember bersama Pemkab Jember sepakat menunda agenda kegiatan rapat paripurna laporan pertanggung jawaban APBD Tahun 2020 dan menunggu sterilnya gedung DPRD. dengan menyemprotkan cairan disinfektan diseluruh gedung oleh petugas dan melakukan swab antigen kepada seluruh anggota dewan serta puluhan ASN Pemkab Jember, beserta seluruh rekan media yang ikut hadir dalam rapat paripurna sehari sebelumnya.

Baca juga :

“Pimpinan memutuskan semi lockdown terhitung dari hari ini sejak swab massal, kemungkinan hari senin baru ada aktifitas, ini dilakukan sebagai langkah antisipatif, ” Terang Itqon saat dikonfirmasi.

“Yang jelas pesan dari Bupati, kita jangan terlalu memikirkan yang tidak-tidak, karena banyak dari OTG Covid-19 itu sembuh gara-gara tidak memikirkan Covid-19, dan pokoknya jangan stress, “tambahnya.

Lebih lanjut itqon menjelaskan bahwa swab massal tersebut sudah melalui prosedur, dirinya berharap tidak ada klaster baru yang perlu dikhawatirkan, “Swab massal ini sudah melalui prosedur dan Kami berharap tidak ada klaster baru lagi yang perlu dikhawatirkan, pelaksanaan swab diwajibkan kepada seluruh yang hadir, seluruh wartawan yang ikut hadir kemarin juga harus di swab antigen, “lanjutnya.

Mengenai penundaan rapat paripurna menurut Ketua DPRD Jember tersebut tidak akan mempengaruhi karena Banmus itu sudah terjadwal masih panjang dan tidak akan terlambat, surat masuk kan tinggal 15/6, jadi ada jeda waktu lebih lama, karena Bupati pengen akselarasi yang pasti kita laksanakan. “tuturnya.

Terkait hal tersebut Bupati Jember Hendy Siswanto saat bersama Ketua DPRD juga berpesan kepada masyarakat agar bisa tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 5 M.

“Saya berharap kepada masyarakat yang belum vaksin, cepat vaksin dan jangan takut vaksin, langsung saja bawa KTP untuk bisa di vaksin, biar antibody meningkat, persedian vaksin masih tersedia, dan tetap memakai masker dan patuhi 5M, Jember harus bebas Covid-19, ” Ungkap Hendy dihadapan puluhan awak media.

Hendy juga berpesan kepada seluruh Kyai ustadz dan para tokoh masyarakat agar juga bisa membantu untuk bisa mensosialisaikan perihal penerapan protokol kesehatan utamanya memakai masker dan segera vaksin bagi yang belum divaksin.

“Para Ulama Kyai dan ustadz saya berharap bisa membantu dalam mensosialisaikan protokol kesehatan dengan memakai masker terkait 5M, jika ada masyarakat yang belum vaksin, kami himbau cepat vaksin, dan untuk masyarakat yang ingin menggelar hajatan hal tersebut tidak diperbolehkan serta tidak diijinkan dan itu sudah sesuai kebijakan yang ada, selanjutnya kami akan sosialisasikan hal tersebut kepada seluruh RT/RW di Kabupaten Jember, “Pungkas Hendy Siswanto saat masih berada di gedung DPRD, Rabu (23/6).

Berbelanja Kebutuhan di Minimarket, Miris! Seorang Pria Dilaporkan

Jember, Aktual Net – Seorang pria yang mengaku tentara diamankan karena tidak membayar setelah berbelanja di salah satu minimarket Alfamart di wilayah Kecamatan Patrang Jember, Selasa Sore (22/6/2021).

Diketahui pria berinisial BG tersebut adalah salah satu warga yang bertempat tinggal di Jalan PB. Sudirman Kelurahan Jember Lor, BG dilaporkan oleh salah satu kasir minimarket karena sudah berbelanja dengan mengambil barang di minimarket dan ujung- ujungnya ternyata tidak membayar.

Baca juga :

Berdasarkan keterangan Kasir ke pihak Polsek Patrang, diketahui BG berbelanja obat-obatan serta beberapa bungkus rokok, setelah mengambil barang BG bukan malah langsung membayar tapi menyodorkan tangan (Bersalaman) ke kasir dan mengaku dirinya sebagai anggota prajurit TNI.

“Laporan dari pihak kasir minimarket, saat itu ada seseorang yang berbelanja, namun tatkala kasir meminta pembayaran dari barang yang di ambil, yang bersangkutan BG malah mengajak kasir bersalaman dan yang bersangkutan mengaku kalau dirinya prajurit TNI, ” Terang Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo saat dikonfirmasi media perihal kejadian tersebut.

Lebih lanjut Kapolsek Menjelaskan dengan adanya laporan yang ada Anggota Polsek Patrang Langsung menindak lanjuti laporan serta mengamankan pria yang sudah diketahui identitasnya dan menghubungi pihak keluarga yang bersangkutan.

“Pria tersebut sudah diamankan yang sudah diketahui identitasnya, dan Kami sudah menghubungi pihak keluarganya, “jelasnya.

Namun tatkala Pihak Polsek Patrang menghubungi pihak keluarga BG, Keluarga menerangkan ternyata BG mengalami riwayat gangguan jiwa.

“Setelah kami menghubungi pihak keluarga, ternyata pria tersebut mengalami gangguan jiwa, dan hal tersebut didukung dengan bukti berupa surat riwayat berobat dengan Identitas ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) hal ini sesuai dengan keterangan dari pihak keluarga.” Pungkas Kapolsek Patrang.

Aksi Nekat Bobol Rumah Tetangga, Pelaku Akhirnya Diringkus

Jember, Aktual Net – Aksi nekat seorang warga yang berinisial NR (33) asal Dusun Krajan Desa Sukorambi yang hendak mencuri di salah satu rumah milik tetangganya gagal, hal ini diungkapkan Kapolsek Sukorambi, Selasa Siang (22/6/2021).

Kejadiannya hari Minggu pagi (20/06) sekira Pukul 2.30 Wib, Niatan akan beraksi mencuri ke rumah tertangga muncul usai bangun tidur. Pria tidak tamat SD ini menjadi gelap mata.

Situasi sepi dan mengira Pak Sukur sudah tertidur. Dia mulai beranjak, bergerak perlahan, berjalan mengendap-endap masuk pekarangan rumah tetangga.

Baca juga :

Niat mencuri ke rumah tersebut, NR hanya berbekal membawa sarung motif bunga warna gelap yang bagian atasnya terdapat tali kawat dan sebilah pisau.

NR paham jika satu-satu jalan masuk ke dalam Toko Pracangan milik Sukur dia harus masuk lewat dapur. Tak butuh lama beraksi, dia berhasil merusak dinding yang terbuat dari anyaman bambu lalu memanjat masuk ke dalam dapur.

Aksinya tinggal selangkah lagi. NR berusaha mencongkel pintu dapur yang terhubung dengan Toko Pracangan. Apes, saat mencoba membuka pintu seng tersebut menimbulkan suara berisik gesekan besi.

NR salah tingkah, Dia mencoba melihat situasi yang terjadi. Pak Sukur terjaga dan mulai curiga. NR panik, Pak Sukur sempat memergoki NR yang berusaha lari kabur keluar dapur.

Apesnya, saat lari tunggang langgang, dia kepergok warga. Dia menyerah pasrah dan menyerahkan diri. NR mengakui kesalahannya hendak mencuri di rumah tetangga.

Kapolsek Sukorambi AKP. Sigid Budiyono,SH mengatakan NR saat ini sudah diamankan di Mapolsek. ” Tersangka NR sedang menjalani pemeriksaan guna kepentingan penyidikan”, ujarnya saat dikonfirmasi. Selasa siang (22/06).

Oleh Penyidik NR disangkakan sebagaimana tersebut dalam Pasal 363 ayat (1) huruf ke 3e, 5e KUHP Jo. pasal 53 ayat (1) KUHP.