Jember, Aktual Net – Terkait pembubaran yang dilakukan Petugas baik Kepolisian dan Jajaran Forkopimda Jember, berbagai tanggapan muncul dari sejumlah warga masyarakat Jember yang ditemui awak media di sekitar Alun-Alun Kota Jember khususnya, pukul 20.47 Wib, Jum’at (10/6/2021)
Salah satu pedagang mengungkapkan kalau dirinya merasa sangat dirugikan dengan adanya pembubaran tersebut, “Biasanya pembubaran dilakukan sekira jam 21.30 Wib, dan pada saat jam tersebut memang sudah lagi banyak banyaknya pengunjung yang ada di alun alun, pastinya dagangan kita pada saat jam-jam tersebut laku keras, ” Ungkap B. Mar salah satu pedagang di Alun-alun kota Jember.
Baca juga :
- Optimalkan Patroli di Jalur Pantura, Cegah Tindak Kejahatan
- Lagi Nyabu, Remaja 23 Tahun Dibekuk Polisi
- Hari Raya Idul Adha, Kapolri Serahkan 114 Hewan Kurban

Terkait aturan pandemi Covid-19, memang sudah aturan mas yang harus dilakukan, tapi menurut Ibu dua orang ini, hal tersebut harus diimbangi bagaimana dengan solusi terkait akan hal tersebut, masyarakat yang tingkat ekonominya seperti saya ini mas hanya bergantung sama jualan, dan memang setiap harinya hanya mampu seperti ini untuk mencari kebutuhan hidup setiap hari, karena pagi hari saya dan suami tidak ada kerjaan sampingan. “Ungkap B. Mar.
Diakui dirinya terkait pembubaran yang dilakukan sangat berdampak sekali dengan penghasilan yang dia peroleh, “Biasanya sebelum corona ini saya bisa dapat 300 ribu, cuma setelah seringnya pembubaran oleh petugas, pendapatan saya sangat menurun drastis, apalagi pembubaran tersebut dilakukan pada saat jam-jam dimana Alun-alun lagi banyak pengunjung saat jam 21.30 Wib malam.”Tambahnya.
Dengan nada polos B. Mar berharap ada waktu beberapa jam agar dirinya bisa mendapatkan waktu untuk menghabiskan daganganya saat pada jam malam tersebut, “Kalau boleh berharap pembubaran yang dilakukan petugas tersebut jangan terlalu sore, ada tambahan jam lah, “Pungkasnya dengan nada polos.