Himbauan Rutin Cipta Kondisi Jelang Paskah di Sumbersari

Jember, Aktual Net – Kegiatan rutin Polsek Sumbersari dalam pengamanan serta cipta kondisi di Wilayah Kecamatan Sumbersari terus dilakukan, Setelah melakukan apel kegiatan pukul 24.30 Wib, Sabtu (3/4/2021) yang dipimpin langsung Kompol Faruk MK bersama jajaran Polsek, Satlantas, Sabhara dan Reskrim Polres Jember dihalaman Mapolsek Sumbersari.

Kompol Faruk menerangkan kegiatan yang dilakukan selalu rutin di lakukan, langkah tersebut mengantisipasi tindakan yang berkaitan dengan keamanan serta ketertiban khususnya wilayah Sumbersari Jember, khususnya yang berkaitan dengan protokol kesehatan dan antisipasi balap liar.

Baca juga:

Menjelang Paskah, Kepolisian Sektor Sumbersari Sterilisasi Gereja Kristen Jawi Wetan

“Kami bersama jajaran akan selalu mengadakan patroli cipta kondisi perihal keamanan, himbauan, dan penegakan terhadap kegiatan yang akan meresahkan masyarakat, dan ini akan terus kami lakukan.” Ungkap Kapolsek setelah apel selesai dilaksanakan di halaman Mapolsek Sumbersari.

Kegiatan yang dilaksanakan saat malam hari hingga pagi hari tersebut mendapati sejumlah aktifitas seperti adanya anak muda yang masih berkumpul di bundaran Unej Jember, dan beberapa sepeda motor yang tidak dilengkapi surat kendaran yang langsung dibawa ke Mapolsek Sumbersari serta sekumpulan anak muda yang lagi asik pesta miras di wilayah semanggi Sumbersari Jember.

“Beberapa anak muda yang lagi nongkrong di bundaran UNEJ Jember sudah kami berikan himbauan, dan kita ingatkan terkait bagaimana menerapkan protokol kesehatan di era pandemi ini, dan pembatasan pemberlakuan jam malam, setelah itu mereka membubarkan diri,” ungkap Kapolsek Sumbersari.

Mengenai beberapa sepeda motor yang diamankan, Kompol Faruk mengungkapkan,” 2 unit sepeda motor yang diamankan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, dan jajaran membawa kendaraan sepeda motor tersebut ke Mapolsek, “ungkapnya.

” Kepada pemilik sepeda motor kami menghimbau untuk melengkapi surat-surat kendaraanya guna mengambil kendaraan yang kami amankan.” Tambahnya.

Beberapa pemuda yang didapati saat sedang pesta miras dilingkungan Semanggi, jajaran Polsek tidak mendapati barang yang mencurigakan saat sedang mendatangi kumpulan pemuda tersebut.

“Kami himbau kepada mereka agar tidak melakukan kegiatan yang sekiranya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain, Kami juga memberikan edukasi terbaik agar mereka tidak mengulangi kembali kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Pengamanan Menjelang Paskah, Sterilisasi Gereja Dilakukan Jajaran Polres Jember

Jember Aktual Net – Pengamanan jelang Perayaan Paskah di Gereja Santo Yusup Kamis (1/4/21), Polres Jember menerjunkan 1 pleton tim alap-alap dan K-9, Kegiatan yang dlakukan bertujuan untuk keamanan para jemaat yang hadir merayakan hari raya Paskah.

Kegiatan sterilisasi yang dihadiri Kompol Kadek Ary Mahardika, SH (Waka Polres Jember), jajaran Kepolisian langsung melakukan penyisiran di tiap sudut baik luar ataupun dalam Gereja dengan menggunakan alat metal detektor dan anjing pelacak.

Baca juga:

Menjelang Paskah, Kepolisian Sektor Sumbersari Sterilisasi Gereja Kristen Jawi Wetan

Penangkapan Terduga Teroris oleh Densus 88 di 2 Kabupaten Jawa Timur

“Tujuan sterilisasi ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang akan merayakan Paskah, sterilisasi menggunakan metal detektor dan satwa anjing pelacak guna menyisir baik luar maupun dalam ruangan Gereja.” terangnya.

Sterilisasi pengamanan juga akan dilakukan di semua Gereja yang ada di Kabupaten Jember, Wakapolres Jember mengungkapkan  anggota akan dibagi terkait pengamanan menjelang paskah bekerjasama dengan pihak Gereja.

“Anggota jajaran Polres Jember akan menerjunkan anggota ke setiap Gereja yang ada di Jember, bekerjasama dengan Pihak Gereja dengan tetap melakukan prosedur protokol kesehatan yang ada, ” ungkapnya.

Pihak Gereja Agustinus Dwi Jatmoko, Ketua Dewan Pastoral Paroki Santo Yusup Jember mengatakan pihaknya sangat ketat dalam menerapkan prokes dalam pelaksanaan Paskah dengan hanya mengisi tempat duduk 25 persen dari kapasitas yang ada di Gereja.

“Kami sangat ketat menjalankan protokol kesehatan di gereja kami, ibadah Paskah besok hanya diisi dua puluh lima persen dari kapasitas tempat duduk. “katanya.

Agus menambahkan, “Umat yang tidak bisa hadir, bisa mengikuti secara streaming dan siaran radio”,tambahnya.

“Bagi yang hadir terlebih dulu pesan E-tiket sehingga pihak gereja bisa memantau jumlah kehadiran Jemaat, umat nanti akan menunjukkan barcode dan petugas kami akan memeriksa, “ungkapnya.

ed: roexien esc

Kapolri Meninjau Pelaksanaan Vaksinasi di Manado

Jakarta, Aktual Net – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Mapolda Sulawesi Utara hari ini, Vaksinasi ini diikuti personel Polri dan masyarakat sekitar, Kamis (1/4/2021).

Kapolri menjelaskan, sebanyak 8.053 personel di Sulawesi Utara yang sudah dilakukan vaksinasi tahap pertama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.617 personel yang sudah melakukan vaksinasi tahap dua yang artinya sudah 20,07 persen.

Baca juga:

Kapolres Jember Ajak Tokoh Agama dan Lembaga Memantapkan Keamanan dengan Koordinasi serta Konsolidasi Jelang Paskah

Menjelang Paskah, Kepolisian Sektor Sumbersari Sterilisasi Gereja Kristen Jawi Wetan

“Hari ini sebanyak 204 personel dan 60 orang masyarakat umum dari Puskesmas melaksanakan vaksinasi Covid-19,” kata Kapolri dalam keterangannya.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi ini sebanyak 25 orang vaksinator Polri yang dibantu vaksinator dari puskesmas sebanyak 12 orang,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut Jenderal Listyo didampingi Kadiv Humas Polri, Wakabareskrim Polri, Kadiv Propam Polri dan Kakorwas PPNS Polri. Kedatangan Kapolri disambut oleh Gubernur Sulawesi Utara, Kapolda Sulut dan Pangdam.

Kapolres Jember Ajak Tokoh Agama dan Lembaga Memantapkan Keamanan dengan Koordinasi serta Konsolidasi Jelang Paskah

Jember, Aktual Net – Kapolres Jember AKBP Arif Rahman Arifin mengatakan terorisme merupakan sebuah kejahatan yang sangat berbahaya dan luar biasa (extra ordinary crime), sehingga butuh penangangan secara serius dan keterlibatan semua pihak dalam menyelesaikan masalah ini.

Hal tersebut di ungkapkan Kapolres jember di hadapan Peserta pertemuan dengan FKUB, Bakesbangpol, Kodim 0824 dan Dan Yonif Brigif 509 di Gereja Santo Yusup Jember, Rabu (31/4/21)

Dikatakan diwilayah Jember Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi sebagai wilayah Tapal Kuda Jawa Timur, bagian timur perlu kewaspadaan kita bersama mengingat pola pola aksi teroris menggunakan cara garis putus dan individu yang sulit di deteksi.

“Karena itu perlu sekali meningkatkan pengamanan bersama melalui tokoh umat beragama serta memantapkan koordinasi dan konsolidasi bagi seluruh lembaga-lembaga yang ada,” ucapnya.

Menurut AKBP Arif Rahman Arif, terorisme sudah masuk dalam tahap serious crime dan penanggulangannya kita perlu keterlibatan lembaga-lembaga lain yang ada di masyarakat.

Kapolres Jember menjelaskan bahwa kita harus secepatnya antisipasi pencegahan tindak pidana terorisme Pasca Bom Bunuh diri di Makasar, masyarakat harus meningkatkan kesiap siagaan secara nasional, khususnya di tempat-tempat ibadah.

Pihaknya berharap Jember dapat lebih aman, maka diperlukan adanya sinergi dari banyak pihak agar mendapat hasil yang baik dalam penanganan terorisme.

“Langkah kongkrit yang akan di lakukan untuk mempererat silaturahmi antar umat beragama secara pereodik akan melakukan Goes bersama,”pungkas Kapolres Jember.

Menjelang Paskah, Kepolisian Sektor Sumbersari Sterilisasi Gereja Kristen Jawi Wetan

Jember, Aktual Net – Menjelang pelaksanaan Paskah yang akan dilaksanakan (4/4/2021) di sejumlah gereja di Kabupaten Jember, aparat kepolisian Polsek Sumbersari menggelar patroli serta sterilisasi di salah Satu Gereja Kristen Jawi Wetan GKJW di Jl. Karimata Gumuk Kerang, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, pukul 15.30 WIB hingga selesai, Rabu (31/3/2021).

Sterilisasi yang di lakukan anggota jajaran kepolisian Polsek Sumbersari Polres Jember di GKJW sebagai antisipasi pengamanan jelang pelaksanaan paskah yang akan dilaksanakan Minggu (4/4/2021).

Baca juga:

Penyerahan Bantuan Kendaraan dari Mabes Polri serta Pemprov Jatim dalam Menangani Covid-19

Pasca Bom Bunuh diri di Katedral, Kapolri Berharap Masyarakat Tak Panik

Polsek Sumbersari Polres Jember melakukan sterilisasi di Gereja Kristen Jawi Wetan Sumbersari, Kabupaten Jember

Kegiatan yang diselenggarakan dihadiri Kompol Faruk MK Kapolsek Sumbersari bersama Iptu Brisan, Iptu Abd Rozak, anggota Polsek Sumbersari dan Sat Sabhara Polres Jember.

Lanjutkan membaca Menjelang Paskah, Kepolisian Sektor Sumbersari Sterilisasi Gereja Kristen Jawi Wetan →

Penangkapan Terduga Teroris oleh Densus 88 di 2 Kabupaten Jawa Timur

Surabaya (AktualNews) – Press Confrence Kombes Pol Gatot Repli Handoko Kabid Humas Polda Jatim perihal Penangkapan dua orang terduga teroris selasa (30/3/21) pukul 14.30 kemarin, di dua tempat yang berbeda, keduanya diduga berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, Sulawesi selatan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menerangkan Kedua tersangka teroris tersebut ditangkap karena terindikasi merupakan jaringan kelompok radikal JAD (Jamaah Ansharut Daulah), dalam penangkapan Tim Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua pucuk senjata api rakitan dan satu buah buku jihad, di Polda Jatim Surabaya. Rabu (31/3/21).

Baca juga:

Penyerahan Bantuan Kendaraan dari Mabes Polri serta Pemprov Jatim dalam Menangani Covid-19

Pasca Bom Bunuh diri di Katedral, Kapolri Berharap Masyarakat Tak Panik

Penangkapan yang dilakukan oleh Tim Densus 88, menurut keterangan Kabid Humas Polda Jatim dilakukan di dua tempat yang berbeda, NMR ditangkap di Kabupaten Tulungagung, sedangkan untuk terduga LAM dilakukan penangkapan di Kabupaten Nganjuk dengan barang bukti dua pucuk senjata api rakitan dan sebuah buku fiqih tentang jihad.

Penangkapan dilakukan karena keduanya diduga akan melakukan amalia di daerah Jawa Timur, “Kedua terduga teroris yang ditangkap tersebut, diduga akan melakukan amalia di jatim,” terang Kombes Pol Gatot saat press conference.

“Para terduga yang ditangkap oleh Densus 88  merupakan Jaringan Kelompok JAD, yang mana keduanya berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, “tambahnya.

Kabid Humas Polda Jatim berharap tindakan tersebut adalah wujud hadirnya Negara di tengah-tengah masyarakat, diharapkan masyarakat khususnya Jawa Timur tetap tenang dan menjalankan aktifitas seperti biasa serta bisa bersama-sama menjaga kamtibmas.

“Kami berharap semua tindakan yang dilakukan, adalah bentuk hadirnya negara dalam menjaga keamanan, dan ketertiban masyarakat, agar masyarakat bisa menjalankan aktifitasnya seperti biasa, hal ini tentunya bisa dilakukan dengan bersama-sama adanya kepedulian masyarakat mulai dari lingkungan baik RT/RW, “ungkapnya. (Humas Polri)

ed: roexien esc

Penyerahan Bantuan Kendaraan dari Mabes Polri serta Pemprov Jatim dalam Menangani Covid-19

Surabaya, AktualNet – Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Jawa Timur mendistribusikan bantuan mobil dinas dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur, bantuan tersebut berasal dari dana hibah Tahun Anggaran 2020, serta beberapa mobil ambulance bantuan dari Mabes Polri dihalaman lobbi Tribrata, Rabu pagi (31/3/21).

Kapolda Jatim dengan cara simbolis menyerahkan kunci mobil ke beberapa satuan kerja Polda Jatim. Sebanyak 26 unit kendaraan diantaranya 9 kendaraan roda empat, 9 kendaraan roda enam, dan 1 unit jenis Forklip.

Irjen Pol Nico menjelaskan, dengan adanya bantuan mobil opersional, satuan kerja Polda Jatim bisa mempergunakan dengan baik dan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Irjen Pol Nico Afinta secara simbolis dalam penyerahan kendaraan kepada satuan kerja Polda Jatim dihalaman Tribrata Surabaya

“Saya harapkan, seluruh satker jajaran yang sudah menerima bantuan mobil operasional, bisa dipergunakan dengan baik untuk pelayanan kepada masyarakat,” jelas Irjen Pol Nico Afinta kepada, Rabu (31/3).

Selain mobil bantuan dari Pemerintah Provinsi Jatim, Polda Jatim juga menerima 14 unit kendaraan jenis ambulance dari Mabes Polri, Bantuan mobil ambulance tersebut akan di realisasikan ke beberapa Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Beberapa Rumah Sakit yang akan menerima diantaranya Biddokes, RSB Samsoeri Surabaya, Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Lumajang, Bojonegoro dan Bondowoso.

Saat Pandemi Covid-19 ini Kapolda Jatim berharap dengan adanya bantuan mobil baik dari Pemprov Jatim dan Mabes Polri kepada satuan kerja dan stake hoalder bisa bersinergi dalam bentuk pelayanan dan penanganan Covid-19.

“Saya berharap mobil-mobil bantuan tersebut dijaga serta dirawat dengan baik, untuk operasional dalam melayani masyarakat dalam penanganan Covid-19.”Ungkap Irjen Pol Nico Afinta dalam pengarahanya kepafa Satuan seluruh satuan kerja di depan Kantor Tribrata.

Bom Bunuh Diri Pelakunya Affiliasi Kelompok JAD Jolo Filipina

Jakarta, AktualNews– Irjen Pol Argo Yuwono (Kadiv Humas Polri) dalam keteranganya mengenai dua orang pelaku yang tewas dalam bom bunuh diri di halaman Gereja Katedral Makasar Jl Kajaolaliddo Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/21), menurutnya pelaku adalah pasangan suami istri yang baru menikah 6 bulan lalu, serta termasuk afiliasi jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Jolo Filipina. Jakarta, Senin (29/3/21).

Irjen Pol Argo juga menerangkan proses penyelidikan yang masih terus berlanjut dalam mengungkap pelaku-pelaku lain, serta untuk korban 19 orang dalam tragedi bom bunuh diri tersebut, masih dalam perawatan dibeberapa rumah sakit, 4 orang diantaranya sudah bisa pulang dengan menjalani rawat jalan.

Penyelidikan terus dilakukan oleh Kepolisian guna mengungkap kejadian bom bunuh diri di depan halaman Katedral Makasar (28/3) termasuk identitas pelaku, tempat lain termasuk rumah pelaku sendiri, guna mencari bukti-bukti lain atas keterlibatan pelaku lain pasca inseden.

“Pasca bom bunuh diri, dengan beredar foto seorang laki-laki mengendarai sepeda motor matic Nopol DD 5984 MD, yang sedang berboncengan dengan seorang wanita. laki-laki tersebut diketahui bernama inisial L sementara yang wanita YSF, pekerjaaan swasta.”Ungkap Irjen Pol Argo dalam keteranganya.

“Sejumlah tempat sudah di geledah untuk mencari bukti-bukti lain, termasuk rumah pelaku. Kita tunggu hasil kerja Kepolisian dalam mengungkap kejadian Bom bunuh diri tersebut. Kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas,” tambahnya.

Menurut Kadiv Humas Polri pelaku termasuk dalam kelompok serta afiliasi jaringan JAD Jolo Filipina. ” Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina, pelaku termasuk jaringan yang berafiliasi dengan JAD,” ucapnya.

Mengenai Kondisi korban luka pasca inseden bom bunuh diri Irjen Pol Argo Menuturkan “sebanyak 19 orang sudah menjalani perawatan, 13 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkari Makasar, 2 orang di Rumah Sakit Siloam, 4 orang lainya sudah bisa pulang dan menjalani rawat jalan.” Tuturnya. (Humas Polri)

ed : roexien esc

Cipta Kondisi Rutin Antisipasi Balap Liar, Pasca Kedatangan Gubernur Jatim di Jember

Jember, Aktual Net – Pasca pengamanan kedatangan Gubernur Jawa Timur dalam pembukaan Persemi Pramuka di perkemahan City forest and Farm, Kapolsek Sumbersari beserta  jajaran Polsek Sumbersari dan Polres Jember langsung melaksanakan apel kegiatan rutin antisipasi balap liar di wilayah Sumbersari, pukul 23.40 WIB (27/3/21) hingga selesai Minggu pagi 28/3/2021).

Baca juga: Gubernur Jatim Hadiri Pembukaan Persemi Pramuka di Jember

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk MK menerangkan bahwa personil jajaran Polsek dan Polres Jember akan tetap rutin melaksanakan kegiatan cipta kondisi pemeliharaan keamanan serta ketertiban di wilayah Sumbersari agar kondisi dan situasi bisa kondusif pasca kedatangan Gubernur Jawa Timur di wilayah Sumbersari Kabupaten Jember.

“Kegiatan cipta kondisi akan kami laksanakan dengan rutin guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan, kami akan selalu siaga untuk bisa menciptakan wilayah Sumbersari agar tetap aman serta kondusif, hal ini kami lakukan sesuai himbauan dan amanah dari Kapolres Jember. “ungkap Kompol faruk saat berada di bundaran UNEJ bersama Jajaran Polsek serta Polres Jember (28/3).

Beberapa titik wilayah yang rentan dengan tindakan negatif seperti ajang balap liar tentunya menjadi perhatian khusus Kapolsek Sumbersari dalam kegiatan yang dilaksanakan saat malam hingga pagi hari tersebut.

“Dalam semua kegiatan pastinya koordinasi sangat penting kami lakukan, jadi untuk wilayah yang kami anggap sangat rentan dengan hal yang akan berdampak negatif, serta berpengaruh terhadap keamanan, ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Sumbersari, pastinya personil Kepolisian akan mengambil tindakan tegas, agar hal tersebut bisa di antisipasi.” tambahnya.

Beberapa jajaran yang hadir dalam kegiatan berjumlah 19 personil baik dari Jajaran Polsek Sumbersari, Satlantas, Sat Sabhara, Sat Intelkam polres Jember, berdasarkan keterangan Kapolsek Sumbersari saat berada di bundaran Kampus UNEJ.

“Anggota kepolisian yang hadir dalam giat cipta kondisi malam ini 19 personil dengan rincian, 7 anggota Polsek Sumbersari, 5 anggota Satuan Reskrim Polres, 4 anggota Satlantas, 1 anggota Sat Sabhara, dan 2 orang anggota Sat Intelkam Polres Jember. Jelas Kompol Faruk saat di konfirmasi perihal jajaran yang hadir dalam giat rutin cipta kondisi di wilayah Sumbersari.

Kapolsek Sumbersari juga berharap kegiatan ini bisa membuat rasa aman dan nyaman khususnya bagi masyarakat, “hal ini akan terus kami lakukan, agar segala bentuk niat dan tindakan yang negatif bisa di antisipasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, terutama yang bisa meresahkan serta membuat tidak nyaman kepada masyarakat. ” Ungkap Kompol Faruk MK.

Pasca Bom Bunuh diri di Katedral, Kapolri Berharap Masyarakat Tak Panik

Jakarta, Aktual Net – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik pasca-terjadinya aksi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sigit menegaskan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami pelaku dari aksi teror tersebut. Korps Bhayangkara menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) usai aksi tersebut.

“Kami sedang dalami dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan untuk masyarakat tidak usah terlalu panik, kami sedang dalami pelakunya,” kata Sigit saat dikonfirmasi, Jakarta. Minggu (28/3/21).

Baca juga:

Cipta Kondisi Rutin dalam Rangka Pengamanan Kunjungan Gubernur Jawa Timur di Jember

Sigit menyebut, pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sejauh ini akan terus melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris. Hal itu merupakan komitmen dari Korps Bhayangkara untuk memberangus para jaringan-jaringan tersebut.

Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir. Mengingat, negara hadir dan tidak akan kalah dengan aksi ataupun serangan teror apapun.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut, Kapolri juga langsung memerintahkan Kadensus 88 untuk ke Makassar untuk melakukan pendalaman terhadap aksi tersebut.

“Kemudian berkaitan ini kegiatan teorisme atau bukan tentunya perintah pak Kapolri siang ini Kadensus berangkat ke Makassar dan tentunya di Makassar sudah ada Korwil Densus dibantu serse Polda dan Polrestabes untuk olah TKP. Kami sudah gelar police line disana dan kami juga sudah menyisir benda apa saja sekecil apapun kami olah TKP,” ujar Argo.

Disisi lain, Argo memastikan bawah, aparat kepolisian menjamin keamanan dari keberlangsungan momentum peringatan Wafat Isa Almasih 2 April 2021 dan perayaan Paskah 4 April 2021 mendatang.

Argo menyebut, Asops Kapolri nantinya akan memberikan petunjuk ke seluruh wilayah terkait melakukan penjagaan dengan melakukan operasi rutin jajaran kepolisian di gereja-gereja.

“Tentunya ada operasi rutin kami tingkatkan dari Asops Kapolri berikan petinjuk ke wilayah terutama berkaitan kegiatan kematian tuhan dan kegiatan paskah ini bagian pengamanan yang kami lakukan, kami serentak kerjakan sama-sama kami ajak seluruh elemen masyarakat ikut amankan memelihara Kamtibmas,” ucap Argo.

“Masyarakat tetap tenang serahkan ke kepolisian untuk lidik, penyidikan dan identifikasi terkait kasus ini,” kata Argo melanjutkan.

Peristiwa diduga bom bunuh diri terjadi di Jalan Kartini, Kota Makassar. Bom meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Diduga pelaku berjumlah dua menggunakan sepeda motor ketika melakukan aksinya. Mereka diduga langsung meninggal dunia setelah melancarkan aksinya. Saat ini, polisi masih terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Tegas Sesuai Fakta

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai