Arsip Kategori: Jawa Timur

Kunjungan Dir Binmas Polda Jatim ke Ponpes Islam Bustanul Ulum di Pakusari

Jember, Aktual Net – Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum mendapatkan kunjunhanbdari direktur Binmas Polda Jatim, Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahmi serta merupakan agenda dari Binmas Polda Jatim, di Dusun Rowo Desa Pakusari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, Pukul 08.00 hingga 10.00 Wib Jum’at (21/5/2021).

Kunjungan Kombes Pol Terr Pratiknyo, Dir Binmas Polda Jatim dan AKBP Sujono, Kasubdit Bintibsos DIT Binmas Polda Jatim, didampingi Kasat Binmas Polres Jember AKP Yuliati Suviani, SH, Kapolsek Pakusari Iptu Ali Setihono, Kasubbag Humas Polres Jember Iptu Yudiantoro, Ipda Wawan Aprilia Kanit IV Satintelkam Polres Jember dan Ipda Iswanto KBO Sat Binmas Polres, tiba di Ponpes Islam Pesantren Bustanul Ulum sekitar pukul 08.00 Wib, dan disambut langsung oleh Pengasuh ponpes KH. Hafidi Cholis serta seluruh Guru secara sederhana.

Sejak memasuki area Ponpes rombongan Polda Jatim serta Polres Jember, panitia acara mewajibkan seluruh rombongan mengikuti arahan protokol kesehatan yang ketat, Hal ini dilakukan serta di berlakukan juga saat memasuki pembelajaran secara tatap muka yang sudah mulai dilaksanakan di Ponpes.

Baca juga :

Kombes Pol Terr Pratiknyo dalam sambutanya mengungkapkan dirinya sangat mengapresiasi sekali Ponpes Islam Bustanul ulum karena tetap memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 terutama di wilayah lingkungan Pondok pesantren sendiri.

“Ponpes Islam Bustanul Ulum ini sudah bagus terutama dalam melakukan protokol kesehatan, Setelah liburan santri yang akan masuk lagi ke Pondok oleh pengasuh tetap diarahkan melakukan swab tes antigen secara mandiri,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kombes Pol Terr Pratiknyo juga mengajak kepada seluruh lapisan Baik pengurus Pondok untuk ikut bersama – sama menjaga situasi Keamanan, ketertiban agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Dir Binmas Polda Jatim juga memberikan arahan kepada Pengasuh dan juga Dewan Guru agar secara disiplin mengawasi para siswa dan santrinya untuk tetap melakukan 5 M dan 3 T.

“Covid-19 masih belum selesai maka mari kita tetap patuh pada protokol kesehatan,” ucap Kombes Pol Terr Pratiknyo.

Dalam kegiatan tersebut rombongan dari Polda Jatim menyempatkan diri melihat ruang kelas dan memberikan bantuan beras sebagai sarana kontak dengan warga masyarakat di Ponpes IBU. Dir Binmas Polda Jatim membawa 2,5 kwintal (5 sak), alat semprot, rompi, masker dan sarung tangan.

Yuliati Suviani, SH, mengatakan, kunjungan dari Polda terasa istimewa bagi Polres Jember khususnya Satuan Binmas.

“Kehadiran Direktur Binmas Polda menambah motivasi kami untuk semakin memberikan layanan maksimal kepada masyarakat,” pungkas salah satu Kasat perempuan di Polres Jember tersebut.
(Humas Polres Jember/ Ed: Ruk)

Ratusan Personil Kepolisian Operasi Ketupat Semeru 2021 Polres Mojokerto, Jalani Tes Swab PCR

Mojokerto, Aktual Net – Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan test swab PCR terhadap ratusan personil kepolisian yang bertugas di perbatasan Kabupaten Mojokerto dalam Operasi Ketupat Semeru 2021, Hal ini dilakukan agar para personil yang bertugas tetap aman dan sehat dalam melayani masyarakat guna mencegah penyebaran dampak Covid-19.

Pengambilan sampel swab ratusan personil digelar di lapangan upacara Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari. Selanjutnya, sampel akan diperiksa di Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Selasa 18 Mei 2021.

Baca juga :

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander juga menjalani tes swab PCR tersebut. Menurut dia, pemeriksaan COVID-19 yang dimulai hari ini menyasar 200 personilnya, termasuk para guru TK Kemala Bhayangkari.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat jalani test swab PCR

Tes swab PCR masal di Polres Mojokerto ini, lanjut Dony, untuk mendeteksi anggotanya yang mungkin terinfeksi COVID-19. Pasalnya, mereka banyak berinteraksi dengan masyarakat selama bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 dan penyekatan mudik lebaran sejak 22 April lalu.

“Kami ingin memastikan semua personil kami aman dan tetap sehat sehingga tidak menularkan COVID-19 saat memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Dony kepada awak media, (18/5/2021).

Selain bertugas melayani masyarakat seperti biasa, ratusan personil Polres Mojokerto juga masih harus melaksanakan pengetatan mobilitas penduduk hingga 24 Mei nanti. Itu sesuai dengan Adendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri.

Pengetatan mobilitas penduduk digelar mulai hari ini sejak berakhirnya larangan mudik lebaran pada Senin (17/5). Masyarakat yang akan masuk ke Mojokerto tetap menjalani pemeriksaan di 4 pos, antara lain di Ngoro, Pacet, Trawas dan PPST Trowulan.

“Harapan kami melalui tes swab PCR ini semua personil kami siap kembali memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bebas COVID-19.” Kata Kapolres Mojokerto.

Anggota Polres Mojokerto yang positif Covid-19 bakal langsung diisolasi sampai sembuh. Tempat isolasi di Puskesmas Gondang disiapkan untuk polisi yang terinfeksi virus Corona tanpa gejala klinis.” Ujar Dony.

“Bagi yang mempunyai penyakit bawaan, kami rujuk ke rumah sakit supaya penanganannya lebih maksimal untuk penyembuhan personil kami,” terangnya.

Kepala Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Nur Mutoliah menjelaskan, pengambilan sampel swab 200 polisi dan guru TK Kemala Bhayangkari ditargetkan selesai hari ini. Menurut dia, hasil tes swab PCR diperkirakan keluar sore nanti.

“Untuk pengambilan sampel swab 200 personil kepolisian serta para guru TK Bhayangkari akan selesai hari ini, untuk hasil test swab PCR sore nanti sudah keluar.” jelas Nur Mutoliah.

“Kalau besok Polres Mojokerto mengajukan lagi, tetap kami layani,”pungkasnya. (HPJ)

Ditreskrimum Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuat Hasil Swab Illegal

Surabaya, Aktual Net – Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bongkar sindikat dugaan pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19. Para tersangka ini sudah memproduksi dan menjual sebanyak 600 lembar surat keterangan palsu dalam kurun waktu 4 (Empat) bulan di Kabupaten Sidoarjo.

Dari pengungkapan ini, polda jatim meringkus 5 (Lima) tersangka diantaranya, NH, (33) warga Jalan KH. Gasbullah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang, SG, (36) warga Jalan Pabean, Kelurahan Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, MZA, (22) warga Desa Pagerwojo, RT 17/ RW 04, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, IB, (51) warga Jalan Malik Ibrahim Kuwangsan RT 06/03 Sedati, Sidoarjo dan IF, (27) warga Jalan Petukangan Ampel, Surabaya.

Baca juga :

“Kelima tersangka ini mempunyai peran masing-masing, sedangkan untuk para tersangka diamankan di Jalan by pass, Kecamatan Sedati, Sidoarjo,” jelas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (11/5/2021) sore.

Tersangka NH berperan Pembuat surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR), AF berperan sebagai Pembuat/Pencetak surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR)

“Sedangkan tiga tersangka lain yakni IB, SG dan MZA berperan sebagai membantu mencari pemesan surat keterangan hasil rapid test swab antigen dan swab PCR (marketing),” ucap Gatot.

Sementara itu Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka, mereka secara bersama-sama memasarkan surat keterangan hasil Swab Antigen dan Swab PCR milik RS Sheila Medika kepada pemesan yang memerlukan surat keterangan instan tanpa dilakukan pemeriksaan.

“Pelaku sudah melakukan tindak pidana pemalsuan tersebut kurang lebih empat bulan dan telah mencetak kurang lebih 600 (enam ratus) lembar surat keterangan hasil rapid test swab antigen,” ungkap Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto.

Surat Keterangan yang dipalsu adalah milik RS Sheila Medika yang beralamat di Jalan Letjen Wahono No. 77-79 bypass Juanda Baru, Sedati Gede, Sedati, Sidoarjo. Dimana tersangka NH sebelumnya adalah karyawan OB RS Sheila Medika yang telah diberhentikan 4 (empat) bulan yang lalu.

“Pelaku yang berperan sebagai marketing tersangka SG, MZA dan IB membeli dari pembuat seharga Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab antigen dan Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab PCR,” tambahnya.

Kemudian dijual oleh marketing kepada pemesan 200 ribu rupiah untuk hasil swab antigen dan Rp 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) untuk hasil swab PCR. Para pemesan adalah para penumpang pesawat terbang dan penumpang travel.

Selanjutnya, anggota timsus mencoba memesan kepada tersangka SG dengan harga 200 ribu per surat, dan setelah surat keterangan hasil Rapid Tsst tersebut diterima anggota, selanjutnya pelaku langsung diamankan beserta barang bukti.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku memesan surat tersebut dari tersangka NH Beberapa saat kemudian, tersangka NH datang untuk mengantarkan pesanan lainnya dari tersangka SG Saat itu juga anggota langsung mengamankan pelaku tersebut.

“Setelah dilakukan interogasi kepada tersangka NH, ia mengaku membuat sendiri dokumen palsu tersebut dengan laptop dan printer dengan mengatasnamakan RS Shelila Medika Sidoarjo, dimana blanko atau formnya sudah ada dilaptop pelaku,” ungkapnya.

Awalnya anggota menangkap dua tersangka, beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Jatim guna proses lebih lanjut. Kemudian hasil keterangan dari keduanya, Timsus Subdit III mengamankan kembali 3 (tiga) orang pelaku lainnya yang 2 (dua) diataranya berperan sebagai marketing dan 1 (satu) orang lainnya berperan sebagai pembuat dan pencetak.

“Berdasarkan interogasi, perhari yang brrsangkutan dapat mencetak rata-rata 3 (tiga) surat keterangan hasil swab PCR palsu dan 5 (lima) surat keterangan hasil rapid test antigen palsu,” pungkasnya.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang berhasil diamankan yakni, Uang tunai Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)dari tersangka NH, sedangkan dari tersangka SG, polisi mengamankan uang Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah), 4 (empat) lembar hasil rapid test swab antigen yang sudah jadi beserta amplop, 1 (satu) bendel blangko kosong rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika beserta amplopnya, 1 (satu) bendel surat rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika yang salah print.

Kelima tersangka melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP Subsider Pasal 268 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara. (Humas Polres Jember)

Jelang Idul Fitri 1442 H, Ratusan Petugas Gabungan Sudah Disiagakan di Pos Pengamanan

Jember, Aktual Net – Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jatim No 451/10180/012.1/2021 perihal pengamanan Idul Fitri dalam masa pandemi Covid-19. Pos penyekatan dibeberapa titik wilayah khususnya di Kabupaten Jember sudah mulai dilakukan sejak senin pagi (10/5/2021), upaya ini dilakukan guna mencegah serta menekan angka penyebaran Virus Covid-19 menjelang libur panjang Idul Fitri 1442 Hijriyah Tahun 2021.

Beberapa titik pos penyekatan di wilayah perbatasan melibatkan TNI POLRI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia, BPBD, dan Orari. Sekitar 280 personil tersebut sudah mulai bersiaga di titik perbatasan yang telah ditentukan, berdasarkan pantauan awak media saat mengunjungi Pos penyekatan Bondowoso –  Jember, Pukul 10.00 Wib. Selasa 11/5/2021.

Pos pos penyekatan berada di 5 (lima) titik wilayah diantaranya 2 (dua) Pos Penyekatan Jember – Lumajang berada di pos lantas Pondok Dalem Kecamatan Semboro dan di Mapolsek Jombang, 1 (satu) Pos Penyekatan Jember – Banyuwangi di KRPH Perhutani Garahan, Kecamatan Silo, 2 (dua) Pos Penyekatan Jember – Bondowoso berada di Kantor Desa Sugerkidul, Kecamatan Jelbuk dan di Jalan raya Sukokerto, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember.

Baca juga :

Beberapa Pos Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2021 didirikan di 4 (empat) titik lokasi yakni di Pos Polantas Hayam Wuruk, Kaliwates. Pos Satsabhara, kecamatan Patrang. Pantai Watu Ulo di Jalan Raya Watu Ulo, Sumberrejo, Kecamatan Ambulu dan
Pantai Pancer di wisata Pantai Pancer, Kecamatan Puger.

Dikonfirmasi via telepon Drs. Farouq, M.Si
Kasat Pol PP Kabupaten Jember menerangkan kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan pengamanan dibeberapa titik wilayah kabupaten Jember guna mencegah pemudik dari luar Kota Jember agar berbalik arah.

“Seluruh petugas yang ada dilapangan akan terus memantau kondisi jelang libur panjang lebaran tahun ini, hal ini dilakukan guna mencegah angka penyebaran Covid-19, dan memberikan rasa aman terhadap masyarakat, serta memantau pemudik.” Jelas Farouq.

Berdasarkan laporan petugas dilapangan, menurut Kasat Pol PP situasi beberapa tempat seperti pantai watu ulo dan pantai pancer dilaporkan pengunjung masih terlihat sepi. ” Kondisi di dua tempat wisata baik di Watu Ulo dan Pantai Pancer saat ini masih dalam Kondisi sepi dan kemungkinan besar karena hari kerja masih aktif.” Tambahnya.

Lanjutkan membaca Jelang Idul Fitri 1442 H, Ratusan Petugas Gabungan Sudah Disiagakan di Pos Pengamanan →

Irwasum Mabes Polri Berikan Arahan Dihadiri Pejabat Utama Polda Jatim, Terkait Penanganan Covid-19 Jelang Idul Fitri 1442 H

Surabaya, Aktual Net – Tim Supervisi Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto memberikan pengarahan terkait dengan pelaksanaan operasi ketupat semeru 2021 kepada pejabat utama serta seluruh Kapolres jajaran Polda Jawa Timur, Senin pagi (10/5/2021) di ruang Rupatama Mapolda Jawa Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut dihadiri Kakorsabhara Baharkam Polri, Widyaswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri, Wakapolda Jatim, Irwasda Polda Jatim, Kabaginfolog Rojianstra Slog Polri, Kabagdukminops Robinops Sops Polri, Pejabat Utama Polda Jatim, Kasubbagdastik bagpullahjianta Rodalops Sops Polri, Kapolrestabes, Kapolresta dan seluruh Kapolres Jajaran Polda Jatim.

Dalam acara tersebut Kapolda Jatim menjelaskan perihal kondisi dam situasi terkini di wilayah hukum Polda Jatim sudah berjalan kondusif, hal tersebut dinilai dari angka kriminalitas yang semakin menurun dan Pandemi Covid-19 melalui PPKM Mikro semakin efektif dalam menekan dampak penyebaranya.

Baca juga :

“Situasi kamtibmas saat ini di wilayah hukum Polda Jatim semakin kondusif, hal ini ditandai dengan menurunnya angka kriminalitas serta perkembangan penanganan Covid-19 melalui PPKM Mikro semakin efektif guna menekan laju angka penularan Covid-19.” Jelas Irjen Pol Dr. Nico Afinta.

Irjen Pol Dr. Nico Afinta menambahkan Polda Jatim sudah melakukan koordinasi lintas sektoral dengan Forkopimda Jatim, koordinasi yang dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan sebuah landasan yang selaras dengan kebijakan Pemerintah, salah satunya diterbitkanya Surat Edaran Gubernur Jatim No 451/10180/012.1/2021 saat masa pandemi Covid-19.

“Polda Jatim telah melaksanakan rapat koordinasi Lintas Sektoral tentang pelaksanaan menjelang Idul Fitri 1442 H bersama Forkopimda Jatim dengan mengeluarkan kebijakan sehingga selaras dengan kebijakan Pemerintah dalam masa pandemi Covid-19. ” Tambahnya.

“Kami telah memploting anggota di titik penyekatan yang ada di Wilayah Hukum Polda Jatim. Meliputi 8 titik penyekatan perbatasan dengan Jawa Tengah, satu titik penyekatan perbatasan dengan Pulau Bali, 45 titik penyekatan exit tol, 20 wilayah aglomerasi dan titik penyekatan di tujuh Rayon,” lanjutnya.

Sementara itu Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, Irwasum Polri Selaku Ketua Tim Supervisi Mabes Polri dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021, mengingat dengan meningkatnya angka kematian Personil Polri yang terpapar Covid-19, agar diingatkan kepada personil yang melaksanakan tugas di lapangan tetap mematuhi protokol kesehatan dan melengkapi perlindungan diri.

“Wilayah Jawa Timur merupakan salah satu wilayah rawan bencana alam, maka dari itu perlu diantisipasi dan dikoordinasikan dengan Forkopimda Jatim terkait kesiapan siagaan personil apabila sewaktu waktu dibutuhkan, dan kami mengharapkan seluruh personil tetap bisa menjaga diri dalam melindungi diri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ,” pungkas Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto. (HPJ)

Figur Publik Intimidasi Wartawan, Tahrir : Saya Diajak Berkelahi Oleh Kades

Jember, Aktual Net – Tindakan arogansi yang dilakukan oleh Salah satu oknum Kepala Desa terhadap seorang wartawan kawasan selatan di kecamatan Jombang Kabupaten Jember, akhirnya berbuntut laporan Polisi oleh asosiasi yang menaungi, Asosiasi Wartawan Selatan berikut kuasa hukumnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jombang, Rabu (05/05/2021).

Awal laporan terkait adanya arogansi dari sikap oknum Kades terhadap salah satu wartawan bernama Muhammad Tahrir karena berusaha mengkonfirmasi perihal adanya dugaan penyelewengan Dana BLT dari Dana Desa.

Asosiasi Wartawan melaporkan Kades Padomasan atas tindakan intimidasi yang dilakukan pada seorang jurnalis yang sedang melakukan konfirmasi terkait kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa.

Baca juga :

Ketua Asosiasi Wartawan Selatan (AWAS) Muhamad Subur (40) mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Kades tersebut sudah melewati batas toleransi dan menurutnya sudah tidak pantas.

“Asosiasi Wartawan Selatan (AWAS) melaporkan kasus pengusiran dan intimidasi yang dilakukan seorang oknum Kades terhadap seorang wartawan anggota kami,” Ungkapnya.

Subur juga berharap penegak hukum juga bisa mengusut tuntas perihal adanya intimidasi serta sikap arogansi yang tidal perlu dilakukan oleh seorang pelayan publik.

“Kami menginginkan pihak Polsek sebagai penegak hukum melakukan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku, Kalau seandainya yang bersangkutan (oknum Kades) tidak mau dikonfirmasi terkait pelayananan publik, “ ya mending jangan jadi Kades atau publik figur “, apalagi seorang Kades harus bertanggung jawab penuh perihal bagaimana seharusnya menyikapi segala permasalahan yang ada, bukan langsung berulah seperti itu,” Jelas Subur dengan nada jengkel.

Muhamad Tahrir (42) yang profesinya sebagai wartawan nusantara terkini yang melakukan konfirmasi pada Kades Trimanto saat dikonfirmasi mengatakan selain diusir, dirinya juga ditantang berkelahi oleh sang Kades.

“Saya itu bukan hanya diusir, malah si Pak Kades nantangin saya berkelahi, menurut saya tak pantaslah seorang figur bersikap seperti itu, dan saya berharap kejadian yang menimpa saya ini tidak terjadi lagi kepada rekan rekan jurnalis yang lain ,” ucap Tahrir dengan nada kesal saat ditanya awak media terkait bagaimana menilai seorang figur publik dengan sikap arogansi tersebut.

Penasihat Hukum Asosiasi Wartawan Selatan, Koko dalam keteranganya mengatakan bahwa kalau hal ini mau diberitakan hanya sebagai pemberitaan awal, saya tidak akan membiarkan hal ini terulang kembali, kita akan terus menerus memberitakan sampai persoalan ini tuntas.

“Silahkan diberitakan saja mas, ini hanya sebagai berita awal yang akan mengawal, biar pihak kepolisian khusunya kepolisian resort Jember tidak main main dengan kasus yang dilaporkan ini,” kata Koko.

“Kita lihat seberapa responya kepolisian dalam hal ini, kalau polisi tidak melakukan tindakan apa apa, kasus kita naikan ketingkat Polres, kita lihat dulu,” Ujar Koko.

Kapolsek Kencong AKP Kusmiyanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa AWAS harus selektif dalam melaporkan, dan bisa berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kanit Reskrim.

“Hati hati dalam pelaporan, jangan salah menempatkan pasal, koordinasi dulu dengan Kanit Reskrim untuk menentukan pasal yang mau diterapkan,” Pungkas Kapolsek AKP Kusmiyanto. (PWJ ASiK/AWAS)

Bupati Jember Ikuti Rakor Larangan Mudik Bersama Kemendagri

Jember, Aktual Net –  Agenda rapat koordinasi secara virtual mengupas tentang penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) dan penanganan Covid-19 di daerah, menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diikuti oleh pimpinan di daerah beserta Forum Komunikasi Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pembahasan dalam rakor tersebut pemerintah membuat kebijakan larangan mudik khususnya untuk wilayah kabupaten Jember.

Acara rapat koordinasi oleh Kemendagri secara virtual dilaksanakan di pendopo Wahyawibawagraha, Senin (3/5/2021). dihadiri jajaran Forkopimda, Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati KH. MB Firjauan Barlaman.

Pembahasan dalam rakor tersebut mengupas tentang penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) dan penanganan Covid-19 di daerah, tentang kondisi terkini pandemi Covid-19 secara nasional.

Baca juga :

Dibahas juga potensi kerawanan jelang libur panjang hari raya idul fitri, dalam hal ini Kemendagri berharap kepada pimpinan yang ada di daerah tetap mengawal tegaknya protokol kesehatan serta penanganan Covid-19 sesuai kebijakan larangan mudik oleh Pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama selesai acara rakor secara virtual, Bupati Hendy Siswanto kepada awak media yang hadir mengungkapkan masyarakat yang mau mudik atau pulang kampung untuk bisa menahan diri agar tidak mudik terlebih dahulu.

Forkopimda Jember saat mengikuti rapat koordinasi larangan mudik idul fitri secara virtual bersama Kemendagri di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (3/5/2021).

“Saya menyarankan agar masyarakat khususnya masyarakat jember yang ada di luar kota, untuk bisa bekerjasama agar tidak mudik terlebih dahulu, tujuanya agar wabah bisa berakhir, dan hal ini tidak ada tawar menawar lagi, “ungkapnya.

Bupati juga berharap perihal tradisi serta kebiasan masyarakat menjelang idul fitri dengan berbelanja dipusat perbelanjaan agar tetap jangan berkerumun, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun serta dibiasakan menyemprotkan hand sanitizer.

“kebiasan masyarakat menjelang lebaran biasanya itu berbelanja, baik untuk pakaian atau yang lainya di pusat perbelanjaan, untuk itu kami berharap masyarakat bisa mengantisipasi sesuai protokol kesehatan sesuai anjuran,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Jember menurut Bupati Jember juga akan proaktif menyebar petugas, berkeliling menegakkan serta menghimbau protokol kesehatan 5 M, mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Harapan serta Himbauan Bupati untuk antisipasi penyebaran Covid-19 kepada baik kepada masyarakat bisa menghindari jam padat saat berbelanja agar bisa terhindar dari kerumunan, dan pihak management pusat perbelanjaan juga bisa melaksanakan secara persuasif, tetapi tegas dengan menempatkan petugas khusus untuk bisa mengingatkan pembeli.

“Masyarakat bisa mengatur waktu untuk hindari jam padat yang berpotensi akan dampak penyebaran wabah covid-19, dan Management pusat perbelanjaan harus menempatkan petugas khusus dalam hal ini petugas yang ada bisa mengingatkan pengunjung yang datang untuk tetap patuh sesuai protokol kesehatan, terutama memakai masker. “Pungkas Bupati Jember.(Ruksin)

Penangkapan Terduga Teroris oleh Densus 88 di 2 Kabupaten Jawa Timur

Surabaya (AktualNews) – Press Confrence Kombes Pol Gatot Repli Handoko Kabid Humas Polda Jatim perihal Penangkapan dua orang terduga teroris selasa (30/3/21) pukul 14.30 kemarin, di dua tempat yang berbeda, keduanya diduga berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, Sulawesi selatan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko menerangkan Kedua tersangka teroris tersebut ditangkap karena terindikasi merupakan jaringan kelompok radikal JAD (Jamaah Ansharut Daulah), dalam penangkapan Tim Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua pucuk senjata api rakitan dan satu buah buku jihad, di Polda Jatim Surabaya. Rabu (31/3/21).

Baca juga:

Penyerahan Bantuan Kendaraan dari Mabes Polri serta Pemprov Jatim dalam Menangani Covid-19

Pasca Bom Bunuh diri di Katedral, Kapolri Berharap Masyarakat Tak Panik

Penangkapan yang dilakukan oleh Tim Densus 88, menurut keterangan Kabid Humas Polda Jatim dilakukan di dua tempat yang berbeda, NMR ditangkap di Kabupaten Tulungagung, sedangkan untuk terduga LAM dilakukan penangkapan di Kabupaten Nganjuk dengan barang bukti dua pucuk senjata api rakitan dan sebuah buku fiqih tentang jihad.

Penangkapan dilakukan karena keduanya diduga akan melakukan amalia di daerah Jawa Timur, “Kedua terduga teroris yang ditangkap tersebut, diduga akan melakukan amalia di jatim,” terang Kombes Pol Gatot saat press conference.

“Para terduga yang ditangkap oleh Densus 88  merupakan Jaringan Kelompok JAD, yang mana keduanya berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, “tambahnya.

Kabid Humas Polda Jatim berharap tindakan tersebut adalah wujud hadirnya Negara di tengah-tengah masyarakat, diharapkan masyarakat khususnya Jawa Timur tetap tenang dan menjalankan aktifitas seperti biasa serta bisa bersama-sama menjaga kamtibmas.

“Kami berharap semua tindakan yang dilakukan, adalah bentuk hadirnya negara dalam menjaga keamanan, dan ketertiban masyarakat, agar masyarakat bisa menjalankan aktifitasnya seperti biasa, hal ini tentunya bisa dilakukan dengan bersama-sama adanya kepedulian masyarakat mulai dari lingkungan baik RT/RW, “ungkapnya. (Humas Polri)

ed: roexien esc

Penyerahan Bantuan Kendaraan dari Mabes Polri serta Pemprov Jatim dalam Menangani Covid-19

Surabaya, AktualNet – Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Jawa Timur mendistribusikan bantuan mobil dinas dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur, bantuan tersebut berasal dari dana hibah Tahun Anggaran 2020, serta beberapa mobil ambulance bantuan dari Mabes Polri dihalaman lobbi Tribrata, Rabu pagi (31/3/21).

Kapolda Jatim dengan cara simbolis menyerahkan kunci mobil ke beberapa satuan kerja Polda Jatim. Sebanyak 26 unit kendaraan diantaranya 9 kendaraan roda empat, 9 kendaraan roda enam, dan 1 unit jenis Forklip.

Irjen Pol Nico menjelaskan, dengan adanya bantuan mobil opersional, satuan kerja Polda Jatim bisa mempergunakan dengan baik dan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Irjen Pol Nico Afinta secara simbolis dalam penyerahan kendaraan kepada satuan kerja Polda Jatim dihalaman Tribrata Surabaya

“Saya harapkan, seluruh satker jajaran yang sudah menerima bantuan mobil operasional, bisa dipergunakan dengan baik untuk pelayanan kepada masyarakat,” jelas Irjen Pol Nico Afinta kepada, Rabu (31/3).

Selain mobil bantuan dari Pemerintah Provinsi Jatim, Polda Jatim juga menerima 14 unit kendaraan jenis ambulance dari Mabes Polri, Bantuan mobil ambulance tersebut akan di realisasikan ke beberapa Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Beberapa Rumah Sakit yang akan menerima diantaranya Biddokes, RSB Samsoeri Surabaya, Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Lumajang, Bojonegoro dan Bondowoso.

Saat Pandemi Covid-19 ini Kapolda Jatim berharap dengan adanya bantuan mobil baik dari Pemprov Jatim dan Mabes Polri kepada satuan kerja dan stake hoalder bisa bersinergi dalam bentuk pelayanan dan penanganan Covid-19.

“Saya berharap mobil-mobil bantuan tersebut dijaga serta dirawat dengan baik, untuk operasional dalam melayani masyarakat dalam penanganan Covid-19.”Ungkap Irjen Pol Nico Afinta dalam pengarahanya kepafa Satuan seluruh satuan kerja di depan Kantor Tribrata.

Gubernur Jatim Hadiri Pembukaan Persemi Pramuka di Jember

Jember, Aktual Net – Kegiatan Pengamanan oleh Polsek Sumbersari Polres Jember dalam rangka Pembukaan Acara Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Tahun 2021 oleh Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pramuka Jatim.

Acara pembukaan oleh Ketua Mabinda Pramuka Jatim, berjalan dengan lancar, aman dan kondusif adalah sebuah terobosan Kwarda Jatim yang akan menjadi referensi Pramuka Indonesia dengan tetap menjaga protokol kesehatan saat pandemi yang dilaksanakan di City Forest and Farm Jalan Koptu Berlian Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Jember. Pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, Sabtu (27/3/21).

Hadir dalam pembukaan Persemi diantaranya Khofifah Indar Parawansa, H. Arum Sabil (Ketua Kwarda Pramuka Jatim), Hendy Siswanto (Bupati Jember), Itqon Sauqi (Ketua DPRD Jember) Letkol Inf La Ode M. Nurdin (Dandim 0824 Jember), AKP Agus Setiyono (Anjak Bidren Polres Jember) yang mewakili Kapolres Jember, Kepala OPD Jember, Ketua Kwarda dan Ketua Kwarcab se Jawa Timur, 100 Peserta dan secara virtual oleh 38 Kwartir Cabang se Jawa Timur.

Dalam sambutanya Ketua Mabinda Pramuka Jatim, Khofifah mengatakan bahwa kegiatan Persemi adalah sebuah terobosan oleh kwarda Jatim sebagai referensi Pramuka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Persemi sebuah terobosan awal oleh Kwarda Jatim yang akan menjadi referensi Pramuka di Indonesia, yang dalam pelaksanaanya tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang ada,” sambutnya.

Khofifah juga menuturkan Persemi dalam kegiatanya bisa melakukan sebuah inovasi, smart dan shorcut sesuai arahan dari Presiden.

“sesuai arahan presiden yang terus mengulang pesannya, agar kita bisa memulai dengan perilaku yang normal hari ini dengan banyak melakukan langkah cerdas, cepat dan tepat,” tutur khofifah Indar parawansa dalam sambutanya.

Disamping itu Ketua Mabinda Jatim juga menilai Pramuka juga sudah banyak membuktikan darma baktinya dengan kegiatan sosial masyarakat saat ada kejadian banjir, dan Pramuka selalu hadir, “Begitu kuat dedikasi saat negara sedang membutuhkan, Pramuka selalu hadir, saya berharap hal-hal tersebut akan terus dijaga oleh Pramuka dimanapun dan kapanpun,” tambahnya.

Semantara itu Hendy Siswanto Bupati Jember, mengungkapkan Pramuka sangat bermanfaat untuk pendidikan informal yang mana bisa melengkapi pendidikan formal di sekolah, karena kalau hanya pendidikan formal saja pastinya belum cukup untuk menghasilkan seseorang yang berkarakter.

Bupati juga berpesan kepada peserta Persemi bisa menjadi anggota Pramuka yang tangguh, kreatif, inovatif, serta menjauhi narkoba dan pergaulan bebas, dan juga bisa mengingatkan akan pentingnya disiplin 5M selama pandemi.

Dengan Kondisi pandemi yang masih berlangsung, ketua kwarda Pramuka Jatim juga berharap agar semua pihak bisa cerdas menghadapi dan beradaptasi, sehingga dengan dilaksanakanya Persemi tetap dengan disiplin protokol kesehatan. “Saya juga berharap Persemi bisa bermanfaat dengan menjadi model interaksi dalam pendidikan sosial di era pandemi,” ujar Arum Sabil.