Semua tulisan dari Admin

Kunjungan Silaturrahmi Kapolda Jatim ke Ketua PW Muhammadiyah Jatim

Surabaya, Aktual Net – Dalam menjaga dan memelihara keberagaman di Jatim, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, Silaturahmi dengan Ketua PW Muhammadiyah Jatim Saad Ibrahim, di ruang kerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, pada Jumat (21/5/2021) pagi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, kegiatan silaturahmi dengan Ketua PW Muhammadiyah ini dalam rangka memelihara keberagaman di wilayah Jawa Timur. Dengan membahas beberapa agenda antara polda jatim dan PW Muhammadiyah jatim.

“Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim siap bekerja sama untuk memelihara keberagaman di wilayah Jawa Timur dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa,” jelas Kapolda Jatim, Jumat (21/5/2021) pagi.

Baca juga :

Ditambahkan Nico, Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim siap menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur, melalui himbauan penerapan protokol kesehatan dari sudut pandang agama oleh seluruh pengurus PW Muhammadiyah Jatim.

“PW Muhammadiyah siap mendukung program Moderasi dari Polri dan BNPT. Serta berkolaborasi dalam dalam upaya deradikalisasi dan memberikan kegiatan ekonomi kepada mantan Napiter supaya tidak terjerumus oleh faham radikalisme melalui struktur PW Muhammadiyah di Jatim,” tambahnya.

Lebih jauh dijelaskan, PW Muhammadiyah Jatim mendukung Polda Jatim dalam pemberantasan narkoba di wilayah Jawa Timur. Terutama di sektor pondok pesantren untuk memelihara generasi penerus Bangsa di Jawa Timur.

“Polda Jatim dan PW Muhammadiyah Jatim siap bekerja sama dalam membantu pemerintah. Dalam upaya meningkatkan perekonomian, khususnya di wilayah Jawa Timur. Terutama di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),” tutup kapolda jatim. (humas polres jember)

Kunjungan Dir Binmas Polda Jatim ke Ponpes Islam Bustanul Ulum di Pakusari

Jember, Aktual Net – Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum mendapatkan kunjunhanbdari direktur Binmas Polda Jatim, Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahmi serta merupakan agenda dari Binmas Polda Jatim, di Dusun Rowo Desa Pakusari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, Pukul 08.00 hingga 10.00 Wib Jum’at (21/5/2021).

Kunjungan Kombes Pol Terr Pratiknyo, Dir Binmas Polda Jatim dan AKBP Sujono, Kasubdit Bintibsos DIT Binmas Polda Jatim, didampingi Kasat Binmas Polres Jember AKP Yuliati Suviani, SH, Kapolsek Pakusari Iptu Ali Setihono, Kasubbag Humas Polres Jember Iptu Yudiantoro, Ipda Wawan Aprilia Kanit IV Satintelkam Polres Jember dan Ipda Iswanto KBO Sat Binmas Polres, tiba di Ponpes Islam Pesantren Bustanul Ulum sekitar pukul 08.00 Wib, dan disambut langsung oleh Pengasuh ponpes KH. Hafidi Cholis serta seluruh Guru secara sederhana.

Sejak memasuki area Ponpes rombongan Polda Jatim serta Polres Jember, panitia acara mewajibkan seluruh rombongan mengikuti arahan protokol kesehatan yang ketat, Hal ini dilakukan serta di berlakukan juga saat memasuki pembelajaran secara tatap muka yang sudah mulai dilaksanakan di Ponpes.

Baca juga :

Kombes Pol Terr Pratiknyo dalam sambutanya mengungkapkan dirinya sangat mengapresiasi sekali Ponpes Islam Bustanul ulum karena tetap memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 terutama di wilayah lingkungan Pondok pesantren sendiri.

“Ponpes Islam Bustanul Ulum ini sudah bagus terutama dalam melakukan protokol kesehatan, Setelah liburan santri yang akan masuk lagi ke Pondok oleh pengasuh tetap diarahkan melakukan swab tes antigen secara mandiri,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kombes Pol Terr Pratiknyo juga mengajak kepada seluruh lapisan Baik pengurus Pondok untuk ikut bersama – sama menjaga situasi Keamanan, ketertiban agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Dir Binmas Polda Jatim juga memberikan arahan kepada Pengasuh dan juga Dewan Guru agar secara disiplin mengawasi para siswa dan santrinya untuk tetap melakukan 5 M dan 3 T.

“Covid-19 masih belum selesai maka mari kita tetap patuh pada protokol kesehatan,” ucap Kombes Pol Terr Pratiknyo.

Dalam kegiatan tersebut rombongan dari Polda Jatim menyempatkan diri melihat ruang kelas dan memberikan bantuan beras sebagai sarana kontak dengan warga masyarakat di Ponpes IBU. Dir Binmas Polda Jatim membawa 2,5 kwintal (5 sak), alat semprot, rompi, masker dan sarung tangan.

Yuliati Suviani, SH, mengatakan, kunjungan dari Polda terasa istimewa bagi Polres Jember khususnya Satuan Binmas.

“Kehadiran Direktur Binmas Polda menambah motivasi kami untuk semakin memberikan layanan maksimal kepada masyarakat,” pungkas salah satu Kasat perempuan di Polres Jember tersebut.
(Humas Polres Jember/ Ed: Ruk)

Forkopimda Jember Hadiri Halal Bihalal di Markas Yonif 509

Jember, Aktual Net – Kunjungan Forkopimda Jember dalam rangka undangan halal bihalal oleh Komandan Batalyon Infanteri Raider 509/ Balawara Yudha di Mayonif 509 Pukul 16.00 hingga 17.30 Wib, Selasa, 18 Mei 2021.

Hadir dalam kunjungan diantaranya Bupati Jember, Dandim 0824 Jember, Kapolres Jember, Kajari Jember, DPRD Jember beserta jajaran masing – masing.

Danyon 509 merasa bangga dengan atensi serta kehadiran Forkopimda Jember ke Markas Yonif 509, menurutnya semuanya ditujukan agar image Mayonif tidak seram dan menakutkan. “Kami sangat bangga dengan kehadiran Forkopimda Jember di Mayonif 509.” Ujarnya.

Baca juga :

Acara halal bihalal dengan sambutan ala militer sangat kental, seperti lagu – lagu penyemangat dari prajurit, para prajurit pun juga memberikan tontonan dengan keseragaman gerakan saat menyambut kedatangan para tamu undangan dari Forkopimda Jember.

Danyon Infanteri Raider 509/ Balawara Yudha sengaja ingin memberikan sensasi militer dalam silaturahmi Halal Bihalal tersebut,” Alhamdulillah, Forkopimda hadir lengkap memenuhi undangan kami, inilah kami, prajurit Batalyon yang bermarkas di Jember, kami pun siap berkolaborasi dengan membangun Kabupaten Jember kedepan,” sambut Letkol Inf Syafrinaldi, SE.

Usai acara ceremonial acara silaturrahim halal bihalal dan pemberian cinderamata oleh Danyon 509 kepada para undangan, rombongan Forkopimda langsung diajak oleh Danyon kelapangan tembak dengan mengendarai mobil bak terbuka.

Saat tiba dilapangan tembak sambil menyaksikan Bupati dan wakil Bupati Jember belajar menembak dengan menggunakan Senjata laras panjang dan Pistol, Kapolres Jember mengungkapkan dirinya sangat terkesan, ia teringat masa pendidikan waktu masih menjadi siswa di Kepolisian.

“Kami apresiasi apa yang sudah diupayakan oleh Danyon 509, ini menambah semangat kita seluruh anggota Forkopimda Jember untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Jember menuju Jember SAE,” Ungkap AKBP Arif Rahman Arifin.

Sementara itu Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengatakan bersyukur sekali  mendapatkan kesempatan bersilaturahmi dengan masuk langsung di Mayonif 509. “Seumur hidup, meski saya lahir di Jember, baru kali ini saya bisa masuk sampai ke dalam markas Batalyon,” kata Hendy Siswanto.

Hendy berjanji akan mensupport Mayonif 509. “Meski di dalam marka jalannya masih tanah tapi terlihat bersih dan rapi, ini akan menjadi inspirasi. Pemkab Jember akan selalu support semampunya untuk Mayonif 509” Pungkasnya.

Ratusan Personil Kepolisian Operasi Ketupat Semeru 2021 Polres Mojokerto, Jalani Tes Swab PCR

Mojokerto, Aktual Net – Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan test swab PCR terhadap ratusan personil kepolisian yang bertugas di perbatasan Kabupaten Mojokerto dalam Operasi Ketupat Semeru 2021, Hal ini dilakukan agar para personil yang bertugas tetap aman dan sehat dalam melayani masyarakat guna mencegah penyebaran dampak Covid-19.

Pengambilan sampel swab ratusan personil digelar di lapangan upacara Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari. Selanjutnya, sampel akan diperiksa di Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Selasa 18 Mei 2021.

Baca juga :

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander juga menjalani tes swab PCR tersebut. Menurut dia, pemeriksaan COVID-19 yang dimulai hari ini menyasar 200 personilnya, termasuk para guru TK Kemala Bhayangkari.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat jalani test swab PCR

Tes swab PCR masal di Polres Mojokerto ini, lanjut Dony, untuk mendeteksi anggotanya yang mungkin terinfeksi COVID-19. Pasalnya, mereka banyak berinteraksi dengan masyarakat selama bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 dan penyekatan mudik lebaran sejak 22 April lalu.

“Kami ingin memastikan semua personil kami aman dan tetap sehat sehingga tidak menularkan COVID-19 saat memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Dony kepada awak media, (18/5/2021).

Selain bertugas melayani masyarakat seperti biasa, ratusan personil Polres Mojokerto juga masih harus melaksanakan pengetatan mobilitas penduduk hingga 24 Mei nanti. Itu sesuai dengan Adendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri.

Pengetatan mobilitas penduduk digelar mulai hari ini sejak berakhirnya larangan mudik lebaran pada Senin (17/5). Masyarakat yang akan masuk ke Mojokerto tetap menjalani pemeriksaan di 4 pos, antara lain di Ngoro, Pacet, Trawas dan PPST Trowulan.

“Harapan kami melalui tes swab PCR ini semua personil kami siap kembali memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bebas COVID-19.” Kata Kapolres Mojokerto.

Anggota Polres Mojokerto yang positif Covid-19 bakal langsung diisolasi sampai sembuh. Tempat isolasi di Puskesmas Gondang disiapkan untuk polisi yang terinfeksi virus Corona tanpa gejala klinis.” Ujar Dony.

“Bagi yang mempunyai penyakit bawaan, kami rujuk ke rumah sakit supaya penanganannya lebih maksimal untuk penyembuhan personil kami,” terangnya.

Kepala Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Nur Mutoliah menjelaskan, pengambilan sampel swab 200 polisi dan guru TK Kemala Bhayangkari ditargetkan selesai hari ini. Menurut dia, hasil tes swab PCR diperkirakan keluar sore nanti.

“Untuk pengambilan sampel swab 200 personil kepolisian serta para guru TK Bhayangkari akan selesai hari ini, untuk hasil test swab PCR sore nanti sudah keluar.” jelas Nur Mutoliah.

“Kalau besok Polres Mojokerto mengajukan lagi, tetap kami layani,”pungkasnya. (HPJ)

Pengecekan Senjata Api, Kanit Provost : Jaga dan Rawat dengan Baik

Jember, Aktual Net – Senjata api sebagai inventaris Kepolisian harus dalam kondisi terawat, hal inilah yang dilakukan Kepolisian Sektor Tempurejo, Aipda Eka Reza (Kanit Provost) melakukan pengecekan senjata api, di SPKT Polsek Tempurejo, Senin (17/5/2021).

Pengecekan dilakukan agar senjata – senjata api tersebut tetap terawat serta dalam kondisi baik, Kanit provost berharap para anggota bisa merawat dan menjaga dengan baik, agar apabila dibutuhkan atau dipakai sewaktu – waktu kondisinya bisa siap pakai.

“Kami selalu menekankan kepada para anggota agar selalu membersihkan Senpi – senpi tersebut, agar bila digunakan sewaktu – waktu siap untuk dipakai dan tidak mengalami permasalahan dengan Senjata Apinya,” Jelasnya.

Dengan diadakan pengecekan di harapkan pengguna senjata api agar bisa merawat serta menjaga senjata api yang dipecayakan untuk keperluan dinas dan digunakan sesuai SOP yang di berikan.

“Anggota yang menggunakan serta dipercaya menggunakan senjata api hanya untuk keperluan dinas saja sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang diberikan.” Tambah Aipda Eka Reza.

Penggunaan senjata api bagi para anggota menurut Kanit provost agar selalu berhati – hati, Senpi harus disimpan ditempat yang aman, dan jangan sampai dalam penggunaan senjata api yang digunakan oleh petugas hilang atau berpindah tangan.

“Bagi petugas pemegang Senjata Api agar memberikan pengamanan yang baik, kalau disimpan, simpanlah di tempat yang aman dan bila membawa atau menggunakan senjata api agar selalu berhati-hati, jangan sampai senjata api hilang dan berpindah tangan ke orang yang tidak bertanggung jawab.”Pungkasnya. (HPJ)

Usai Libur Panjang, Bupati Jember Langsung Apel Bersama ASN Jajaran Pemkab Jember

Jember, Aktual Net – Hari pertama masuk kerja usai Libur Lebaran, Bupati Jember langsung melakukan apel pagi bersama ASN di jajaran Pemkab Jember senin 17 Mei 2021, nampak hadir dalam apel pagi tersebut diantaranya Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman, jajaran OPD dan karyawan karyawati Kantor Pemkab Jember.

Dalam sambutannya, Bupati Hendy Siswanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jember yang selama hampir 3 bulan ini sudah bekerja keras dan ikhlas hingga dapat mencapai banyak hal.

Termasuk diantaranya adalah pengupayaan APBD hingga dapat memberikan hak terhadap karyawan berupa Tunjangan Hari Raya, serta gaji perangkat Desa yang sempat 5 bulan tidak dibayarkan.

Baca lainya :

“ini kerja keras dan kerja ikhlas kita semua, iklim kerja yang kompak seperti ini harus ditunjukan oleh kita sebagai pelayan masyarakat,” kata Bupati Hendy Siswanto.

Bupati dan Wakil Bupati saat Apel Bersama ASN Pemkab Jember di halaman kantor Bupati Jember, senin (17/5/2021)

“ini kerja keras dan kerja ikhlas kita semua, iklim kerja yang kompak seperti ini harus ditunjukan oleh kita sebagai pelayan masyarakat,” kata Bupati Hendy Siswanto.Seperti telah diberitakan sebelumnya, Bupati baru Hendy Siswanto berhasil menunjukkan kepada publik, bahwa jargon Sinergi, Kolaborasi dan Akselarasi yang digaungkannya sejak musim kampanye kemarin, benar benar dijalankannya bersama 50 anggota dewan.

Bupati baru Hendy Siswanto berhasil menunjukkan kepada publik, bahwa jargon Sinergi, Kolaborasi dan Akselarasi yang digaungkannya sejak musim kampanye kemarin, benar benar dijalankannya bersama 50 anggota dewan.

Satu ketukan palu oleh Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi pada 5 April tepat pukul 22.50 lalu, menandai peristiwa penting dan bersejarah. Sebuah momen pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember tahun 2021 melalui proses yang transparan dan terbuka untuk publik Jember.

Menurut Itqon Syauqi, pengesahan Perda APBD kali ini sebenarnya tak semudah yang dilihat publik. Sebab, dalam tahapan pembahasan dan perumusannya membutuhkan waktu dan proses yang dinamis yang melibatkan emosi serta energi dari banyak pihak.

“Satu catatan saya, bahwa APBD ini bukan asal dok! Memang prosesnya sejak KUA PPAS diluncurkan sampai pengesahan barusan, Senin ketemu Senin,” ungkapnya.

Politisi muda PKB yang kariernya melesat bagai meteor ini melanjutkan, dalam kurun waktu satu pekan proses pengesahan APBD tersebut, banyak dinamika yang terjadi didalamnya.

Meski tidak semuanya bisa disampaikan ke ruang publik, pantauan xposfile, tidak sedikit evaluasi yang dilakukan oleh anggota dewan di beberapa komisi di DPRD.

“Cepat dan tidaknya pengesahan APBD tergantung pada political will kedua belah pihak,” tegas Itqon.

Sejak dilantik sebagai Bupati, Haji Hendy dan Gus Firjaun terpantau beberapa kali berkunjung ke kantor DPRD. Sebagai pasangan yang sama-sama dipilih oleh rakyat untuk menyelenggarakan pemerintahan daerah, memang seharusnya ada kerjasama dan komunikasi yang baik antar keduanya tanpa menunjukkan superioritas masing masing.

Sejak senin pekan lalu eksekutif menyerahkan naskah KUA-PPAS, selama seminggu, badan anggaran DPRD bersama tim anggaran Pemkab Jember yang beberapa kali diikuti langsung oleh Bupati melakukan pembahasan secara maraton, bahkan hingga larut malam.

“Alhamdulillah, saya terharu dengan semangat dari legislatif ini. Saya apresiasi kepada DPRD Jember atas kesungguhan membahas APBD ini bersama. Jika semangat ini dilanjutkan, insya Allah perbaikan Jember bisa dipercepat,” ujar Hendy saat ditemui wartawan, Selasa, 6 April 2021.

Sebelumnya, pada tahun 2019 dan 2020, Jember tidak memiliki APBD dalam bentuk Perda hasil kesepakatan eksekutif dan legislatif. Dua tahun berturut-turut, Jember hanya menggunakan payung Peraturan Bupati dalam menjalankan APBDnya. Hal ini imbas dari hubungan yang tidak harmonis dari bupati sebelumnya, Faida, dengan DPRD Jember. Puncaknya, ketika pada awal 2020, Jember tidak memiliki anggaran sehingga ASN dan honorer sempat tidak menerima gaji lebih dari sebulan.

“Ternyata teman-teman legislatif betul-betul ada kesungguhan untuk membenahi Jember ini. Kami sebagai bupati dan wakil bupati yang mewakili masyarakat Jember, mengapresiasi setinggi-tingginya teman-teman legislatif,” tegas Hendy mengapresiasi kerja keras dan semangat anggota dewan dalam proses pengusulan sampai dengan pengesahan APBD 2021. (pwj)

Pemberian Reward dan Punishment Polres Jember serta Polsek Jajaran Polres Jember

Jember, Aktual Net – Ada yang beda diawal minggu ke-tiga bulan Mei 2021 pagi ini, tampak telah dilaksanakan acara apel pemberian Reward dan Punishment Polres Jember serta Polsek Jajaran Polres Jember yang bertempat di Halaman Mapolres Jember. Senin (17/5/2021) Pukul 08.00 hingga 08.30 Wib.

Adapun yang hadir dalam kegiatan apel tampak AKBP Arif Rachman Arifin, SIK, MH (Kapolres Jember), Kompol Kadek Ary Mahardika, SH, SIK, MH (Waka Polres Jember) juga Para Kabag, Kasat dan PJU Polres Jember serta para Kapolsek Jajaran Polres Jember.

“Pemberian Reward and Punishment oleh Kapolres Jember kepada anggota yang menerima Reward and Punishment selama bulan april kemarin,” ujar Kabag Sumda Kompol Sujatmiarto, SH

Adapun Polsek yang menerima Reward And Punishment adalah Polsek Ambulu sebagai Polsek dengan kegiatan Kepolisan terbanyak periode April 2021 dan Polsek Panti sebagai Polsek yang paling sedikit kegiatan Kepolisian periode bulan April 2021.

Sedangkan anggota Polsek Jajaran yang menerima Reward ada IPTU Danu Prasetyo (Kanit Sabhara Polsek Gumukmas) yang bersikap tanggap dalam mengantisipasi potensi gangguan masyarakat bersama Aiptu Bambang Irwanto (Anggota Polsek Gumukmas) dan Brigpol Boma Dwi (Anggota Polsek Gumukmas).

Aiptu Hasan Afandi (Ps Kanit Intelkam Polsek Sukorambi) bersikap tanggap dalam mengantisipasi potensi gangguan masyarakat serta Aiptu Abdul Wahid (Ps Ka SPKT Shief B Polsek Sukorambi) Aipda Arip Sugiarto S.H (Anggota Polsek Sukorambi), Bripka Deny Susanto (Polsek Sukorambi) yang bersikap tanggap dalam mengantisipasi potensi gangguan masyarakat.

Adapun anggota Polsek Jajaran yang berhasil mengungkap peredaran Ilegal okerbaya dengan barang bukti 3.315 butir Thihexyphenidyl adalah Bripka Eko Budi Maskuriawan (Ps Kanit Binmas Polsek Kencong) dan Briptu Muhammad Sulton Wahid (Anggota Polsek Kencong) berhasil mengungkap peredaran Ilegal Okerbaya barang bukti 3.315 butir Thihexyphenidyl.

Anggota Polres Jember yang menerima Reward adalah AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama, SIK, MH (Kasat Reskoba Polres Jember) berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis sabu dengan barang bukti 130.53 gram.

Aipda Dody Cahyono (Ps Kanit Idik II Sat Reskoba Polres Jember) berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika Jenis Sabu dengan barang bukti 130.53 gram.

Aipda Moch Sofyan Hadi, SH (Anggota Reskoba Polres Jember) berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis sabu dengan barang bukti 130.53 gram.

Bripka Angga Primananda Yanuarta, SH (Anggota Resnarkoba Polres Jember) berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis sabu dengan barang Bukti 130.53 gram.

Bripka Andri Yulis Setiawan (anggota Reskoba Polres Jember) berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis sabu dengan barang bukti 130.53 Gram.

Bripka Dedy Wismantoro (anggota Reskoba Polres Jember) berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis sabu dengan barang bukti 130.53 gram.

Yudi Ivan Vibrianto, SH (anggota Reskoba Polres Jember) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti 130.53 gram. (HPJ)

Ditreskrimum Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuat Hasil Swab Illegal

Surabaya, Aktual Net – Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bongkar sindikat dugaan pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19. Para tersangka ini sudah memproduksi dan menjual sebanyak 600 lembar surat keterangan palsu dalam kurun waktu 4 (Empat) bulan di Kabupaten Sidoarjo.

Dari pengungkapan ini, polda jatim meringkus 5 (Lima) tersangka diantaranya, NH, (33) warga Jalan KH. Gasbullah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang, SG, (36) warga Jalan Pabean, Kelurahan Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, MZA, (22) warga Desa Pagerwojo, RT 17/ RW 04, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, IB, (51) warga Jalan Malik Ibrahim Kuwangsan RT 06/03 Sedati, Sidoarjo dan IF, (27) warga Jalan Petukangan Ampel, Surabaya.

Baca juga :

“Kelima tersangka ini mempunyai peran masing-masing, sedangkan untuk para tersangka diamankan di Jalan by pass, Kecamatan Sedati, Sidoarjo,” jelas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (11/5/2021) sore.

Tersangka NH berperan Pembuat surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR), AF berperan sebagai Pembuat/Pencetak surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR)

“Sedangkan tiga tersangka lain yakni IB, SG dan MZA berperan sebagai membantu mencari pemesan surat keterangan hasil rapid test swab antigen dan swab PCR (marketing),” ucap Gatot.

Sementara itu Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka, mereka secara bersama-sama memasarkan surat keterangan hasil Swab Antigen dan Swab PCR milik RS Sheila Medika kepada pemesan yang memerlukan surat keterangan instan tanpa dilakukan pemeriksaan.

“Pelaku sudah melakukan tindak pidana pemalsuan tersebut kurang lebih empat bulan dan telah mencetak kurang lebih 600 (enam ratus) lembar surat keterangan hasil rapid test swab antigen,” ungkap Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto.

Surat Keterangan yang dipalsu adalah milik RS Sheila Medika yang beralamat di Jalan Letjen Wahono No. 77-79 bypass Juanda Baru, Sedati Gede, Sedati, Sidoarjo. Dimana tersangka NH sebelumnya adalah karyawan OB RS Sheila Medika yang telah diberhentikan 4 (empat) bulan yang lalu.

“Pelaku yang berperan sebagai marketing tersangka SG, MZA dan IB membeli dari pembuat seharga Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab antigen dan Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab PCR,” tambahnya.

Kemudian dijual oleh marketing kepada pemesan 200 ribu rupiah untuk hasil swab antigen dan Rp 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) untuk hasil swab PCR. Para pemesan adalah para penumpang pesawat terbang dan penumpang travel.

Selanjutnya, anggota timsus mencoba memesan kepada tersangka SG dengan harga 200 ribu per surat, dan setelah surat keterangan hasil Rapid Tsst tersebut diterima anggota, selanjutnya pelaku langsung diamankan beserta barang bukti.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku memesan surat tersebut dari tersangka NH Beberapa saat kemudian, tersangka NH datang untuk mengantarkan pesanan lainnya dari tersangka SG Saat itu juga anggota langsung mengamankan pelaku tersebut.

“Setelah dilakukan interogasi kepada tersangka NH, ia mengaku membuat sendiri dokumen palsu tersebut dengan laptop dan printer dengan mengatasnamakan RS Shelila Medika Sidoarjo, dimana blanko atau formnya sudah ada dilaptop pelaku,” ungkapnya.

Awalnya anggota menangkap dua tersangka, beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Jatim guna proses lebih lanjut. Kemudian hasil keterangan dari keduanya, Timsus Subdit III mengamankan kembali 3 (tiga) orang pelaku lainnya yang 2 (dua) diataranya berperan sebagai marketing dan 1 (satu) orang lainnya berperan sebagai pembuat dan pencetak.

“Berdasarkan interogasi, perhari yang brrsangkutan dapat mencetak rata-rata 3 (tiga) surat keterangan hasil swab PCR palsu dan 5 (lima) surat keterangan hasil rapid test antigen palsu,” pungkasnya.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang berhasil diamankan yakni, Uang tunai Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)dari tersangka NH, sedangkan dari tersangka SG, polisi mengamankan uang Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah), 4 (empat) lembar hasil rapid test swab antigen yang sudah jadi beserta amplop, 1 (satu) bendel blangko kosong rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika beserta amplopnya, 1 (satu) bendel surat rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika yang salah print.

Kelima tersangka melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP Subsider Pasal 268 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara. (Humas Polres Jember)

Jelang Idul Fitri 1442 H, Ratusan Petugas Gabungan Sudah Disiagakan di Pos Pengamanan

Jember, Aktual Net – Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jatim No 451/10180/012.1/2021 perihal pengamanan Idul Fitri dalam masa pandemi Covid-19. Pos penyekatan dibeberapa titik wilayah khususnya di Kabupaten Jember sudah mulai dilakukan sejak senin pagi (10/5/2021), upaya ini dilakukan guna mencegah serta menekan angka penyebaran Virus Covid-19 menjelang libur panjang Idul Fitri 1442 Hijriyah Tahun 2021.

Beberapa titik pos penyekatan di wilayah perbatasan melibatkan TNI POLRI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia, BPBD, dan Orari. Sekitar 280 personil tersebut sudah mulai bersiaga di titik perbatasan yang telah ditentukan, berdasarkan pantauan awak media saat mengunjungi Pos penyekatan Bondowoso –  Jember, Pukul 10.00 Wib. Selasa 11/5/2021.

Pos pos penyekatan berada di 5 (lima) titik wilayah diantaranya 2 (dua) Pos Penyekatan Jember – Lumajang berada di pos lantas Pondok Dalem Kecamatan Semboro dan di Mapolsek Jombang, 1 (satu) Pos Penyekatan Jember – Banyuwangi di KRPH Perhutani Garahan, Kecamatan Silo, 2 (dua) Pos Penyekatan Jember – Bondowoso berada di Kantor Desa Sugerkidul, Kecamatan Jelbuk dan di Jalan raya Sukokerto, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember.

Baca juga :

Beberapa Pos Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2021 didirikan di 4 (empat) titik lokasi yakni di Pos Polantas Hayam Wuruk, Kaliwates. Pos Satsabhara, kecamatan Patrang. Pantai Watu Ulo di Jalan Raya Watu Ulo, Sumberrejo, Kecamatan Ambulu dan
Pantai Pancer di wisata Pantai Pancer, Kecamatan Puger.

Dikonfirmasi via telepon Drs. Farouq, M.Si
Kasat Pol PP Kabupaten Jember menerangkan kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan pengamanan dibeberapa titik wilayah kabupaten Jember guna mencegah pemudik dari luar Kota Jember agar berbalik arah.

“Seluruh petugas yang ada dilapangan akan terus memantau kondisi jelang libur panjang lebaran tahun ini, hal ini dilakukan guna mencegah angka penyebaran Covid-19, dan memberikan rasa aman terhadap masyarakat, serta memantau pemudik.” Jelas Farouq.

Berdasarkan laporan petugas dilapangan, menurut Kasat Pol PP situasi beberapa tempat seperti pantai watu ulo dan pantai pancer dilaporkan pengunjung masih terlihat sepi. ” Kondisi di dua tempat wisata baik di Watu Ulo dan Pantai Pancer saat ini masih dalam Kondisi sepi dan kemungkinan besar karena hari kerja masih aktif.” Tambahnya.

Lanjutkan membaca Jelang Idul Fitri 1442 H, Ratusan Petugas Gabungan Sudah Disiagakan di Pos Pengamanan

Irwasum Mabes Polri Berikan Arahan Dihadiri Pejabat Utama Polda Jatim, Terkait Penanganan Covid-19 Jelang Idul Fitri 1442 H

Surabaya, Aktual Net – Tim Supervisi Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto memberikan pengarahan terkait dengan pelaksanaan operasi ketupat semeru 2021 kepada pejabat utama serta seluruh Kapolres jajaran Polda Jawa Timur, Senin pagi (10/5/2021) di ruang Rupatama Mapolda Jawa Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut dihadiri Kakorsabhara Baharkam Polri, Widyaswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri, Wakapolda Jatim, Irwasda Polda Jatim, Kabaginfolog Rojianstra Slog Polri, Kabagdukminops Robinops Sops Polri, Pejabat Utama Polda Jatim, Kasubbagdastik bagpullahjianta Rodalops Sops Polri, Kapolrestabes, Kapolresta dan seluruh Kapolres Jajaran Polda Jatim.

Dalam acara tersebut Kapolda Jatim menjelaskan perihal kondisi dam situasi terkini di wilayah hukum Polda Jatim sudah berjalan kondusif, hal tersebut dinilai dari angka kriminalitas yang semakin menurun dan Pandemi Covid-19 melalui PPKM Mikro semakin efektif dalam menekan dampak penyebaranya.

Baca juga :

“Situasi kamtibmas saat ini di wilayah hukum Polda Jatim semakin kondusif, hal ini ditandai dengan menurunnya angka kriminalitas serta perkembangan penanganan Covid-19 melalui PPKM Mikro semakin efektif guna menekan laju angka penularan Covid-19.” Jelas Irjen Pol Dr. Nico Afinta.

Irjen Pol Dr. Nico Afinta menambahkan Polda Jatim sudah melakukan koordinasi lintas sektoral dengan Forkopimda Jatim, koordinasi yang dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan sebuah landasan yang selaras dengan kebijakan Pemerintah, salah satunya diterbitkanya Surat Edaran Gubernur Jatim No 451/10180/012.1/2021 saat masa pandemi Covid-19.

“Polda Jatim telah melaksanakan rapat koordinasi Lintas Sektoral tentang pelaksanaan menjelang Idul Fitri 1442 H bersama Forkopimda Jatim dengan mengeluarkan kebijakan sehingga selaras dengan kebijakan Pemerintah dalam masa pandemi Covid-19. ” Tambahnya.

“Kami telah memploting anggota di titik penyekatan yang ada di Wilayah Hukum Polda Jatim. Meliputi 8 titik penyekatan perbatasan dengan Jawa Tengah, satu titik penyekatan perbatasan dengan Pulau Bali, 45 titik penyekatan exit tol, 20 wilayah aglomerasi dan titik penyekatan di tujuh Rayon,” lanjutnya.

Sementara itu Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, Irwasum Polri Selaku Ketua Tim Supervisi Mabes Polri dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021, mengingat dengan meningkatnya angka kematian Personil Polri yang terpapar Covid-19, agar diingatkan kepada personil yang melaksanakan tugas di lapangan tetap mematuhi protokol kesehatan dan melengkapi perlindungan diri.

“Wilayah Jawa Timur merupakan salah satu wilayah rawan bencana alam, maka dari itu perlu diantisipasi dan dikoordinasikan dengan Forkopimda Jatim terkait kesiapan siagaan personil apabila sewaktu waktu dibutuhkan, dan kami mengharapkan seluruh personil tetap bisa menjaga diri dalam melindungi diri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ,” pungkas Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto. (HPJ)